Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 04:37 WIB
Surabaya
--°C

Inter Akhirnya Kalah di Liga Champions, Ini Penyebabnya

LEVERKUSEN-KEMPALAN: Tidak ada klub yang bisa menjalani enam laga pertama Liga Champions dengan tidak terkalahkan dan tidak kebobolan. Rabu dini hari WIB (11/12), Inter Milan harus kehilangan momentum tersebut di BayArena, Leverkusen, kandang Bayer Leverkusen.

Nerazzurri (julukan Inter) tumbang 0-1 setelah bek Leverkusen Nordi Mukiele sukses menjebol gawang Yann Sommer ketika menit ke-90. Keputusan allenatore Inter Simone Inzaghi yang mengganti pemain-pemain menyerang disebut jadi biang keladinya.

Simo (panggilan akrab Simone) memainkan Marcus Thuram sebagai starter di posisi sembilan. Sementara il capitano Lautaro Martinez yang juga mesin golnya, baru turun di menit ke-66.

Fullback kiri juga lebih dipercayakan kepada Carlos Augusto. Bukan Federico Dimarco. Begitu pula keputusan Simo yang lebih menunjuk Davide Frattesi jadi gelandang tengah. Bukan Nicolo Barella.

BACA JUGA  Lompati Batas Negara: Labschool UNESA Resmi "Kawinkan" Kurikilum dengan Taiwan Cetak 'Global Citizens'

Berbicara dalam konferensi pers, Simo mengungkap faktor penyebab kekalahan skuad asuhannya. Termasuk kaitannya dengan tidak menurunkan El Toro (julukan Lautaro) di awal laga.

BACA JUGA: Mengimbangi Manchester City, Inter Milan Banjir Pujian

’’Itu bisa saja terjadi, karena Inter adalah tim yang selalu menciptakan banyak peluang dan telah membiasakan semua orang. Pertama-tama, dan terutama aku,’’ kata Simo saat berbicara dalam laman resmi UEFA.

’’Dalam level ofensif, kami tidak berbuat banyak malam ini. Leverkusen juga tidak dapat berbuat banyak sebenarnya. Tapi, mereka melakukan sesuatu yang lebih banyak (shots) dari kami,’’ sambung Simo.

Inter tidak mencatatkan satu pun tembakan yang tepat sasaran. Dari total enam shots di laga tersebut, tiga tembakan melebar. Sementara, tiga tembakan lainnya masih berhasil diblok pemain-pemain Die Werkself (julukan Leverkusen).

BACA JUGA  Misi Emas Porprov X: Skuad Voli Putra Surabaya Mulai Terbentuk

Lautaro sendiri sebenarnya menjalani momen bersejarah dalam penampilannya sebagai pengganti malam itu. Attaccante timnas Argentina tersebut menjalani laga ke-300-nya di Inter.

Sayangnya, Lautaro tidak mampu menandainya dengan gol ataupun umpan gol di dalam laga tersebut. Berbicara kepada laman Sport1, portiere Inter Yann Sommer menganggap kekalahan ini bukan sekadar faktor teknis.

’’Situasi yang berujung dengan gol tersebut sangat disayangkan bagi kami. Karena, laga ini sebenarnya berjalan seimbang. Tapi tidak satu pun dari kami yang memiliki peluang besar. Pada akhirnya, keberuntungan milik Leverkusen,’’ kilah Sommer. (YMP)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.