Sudah tahu ada mogok?
BACA JUGA: Gaya Hidup Sultan, Heboh Mesin ATM di Rumah Raffi Ahmad
“Itulah. Saya menyesal tidak beli untuk stok. Padahal, waktu belanja kemarin pedagang menganjurkan beli lebih banyak karena ada rencana perajin mogok tiga hari,” sambung istri.
Aksi mogok perajin adalah akibat kenaikan harga kedelai yang berimbas pada produksi para perajin tahu tempe. Itu yang memicu Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu (Gakoptindo) berencana mogok produksi tiga hari, mulai hari ini.
Ketua umum Gakoptindo, Aip Syarifudin, mengatakan kepada pers mengkonfirmasi rencana mogok terjadi lantaran naiknya harga kedelai sebagai bahan baku utama pembuatan tempe dan tahu.
Perajin rumahan sehari beli kedelai 20 kilogram, untuk modal dagang. Mereka biasanya beli kedelai Rp 9.000-Rp 10.000 per kilogram. Sekarang alami kenaikan 10-20 %. Tadi pagi, saya mencoba menghubungi Aip Syarifudin soal rencana demo. Siapa tahu batal. Tetapi hingga berita ini turun telpon tidak dijawab, dan chat WhatsApp, tidak disahut oleh Ketua Gakoptindo.
Sekarang, saya yang merasakan “dunia berhenti berputar” tanpa tahu tempe.
Saya penggemar berat makanan itu. Sejak pindah ke Jakarta di usia remaja, tahu tempe menjadi lauk favorit. Coba bayangkan ini: tahu dan tempe digoreng tepung, taburi sedikit kecap dan pasangkan dengan cabe rawit ijo yang baru petik sebagai jodohnya.
Ada kenangan Warung Tegal langganan dekat rumah tinggal dulu yang masih erat menempel dalam benak. Warung itu langganan di masa sekolah dulu. Selain menyediakan cabe rawet ijo, juga meracik sambal khusus, khas warung itu, teman tempe goreng yang maknyusnya masih terbayang hingga sekarang.
Apakah banyak orang di zaman milenial ini masih suka tahu tempe, seperti saya? Tanya saya.
” Iyalah, ” sahut istri.
BACA JUGA: Mengulik Respons Lonjakan Covid-19 di Tiga Negara Tetangga
“Semua cucu menyukai tahu tempe. Ada yang malah fanatik tak mau makan tanpa itu,” tambahnya.
Dari 10 keluarga, ada berapa banyak yang suka ? “Semuanya!”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi