Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 20:14 WIB
Surabaya
--°C

Langkah Revolusioner Tjiwi Kimia Tbk: Benteng Kesehatan Pekerja Perempuan, Cetak Rekor Pilot Project Nasional Anti-Kanker Serviks!

SIDOARJO KEMPALAN: Keberlanjutan sebuah korporasi raksasa di era modern tidak lagi sekadar dihitung dari angka profitabilitas di atas kertas komponen saham. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) membuktikan bahwa investasi paling bernilai tinggi justru terletak pada perlindungan kesehatan para pekerja perempuannya. Pada Selasa (23/06/2026), bertempat di kompleks pabrik PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, emiten kertas global ini mengambil langkah taktis nan spektakuler melalui implementasi presisi Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP).
Langkah ini diwujudkan melalui aksi konkret yang sangat vital, yakni pemeriksaan Pap Smear dan Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) massal. Program ini disambut dengan antusiasme luar biasa yang meledak di luar ekspektasi; sebanyak 365 pekerja perempuan langsung menyerbu form aplikasi pendaftaran digital yang disediakan oleh pihak manajemen.


Edukasi Medis Gamblang: Membedah Ancaman Silent Killer


Sebelum jarum suntik dan spekulum menyentuh tubuh, ratusan srikandi Tjiwi Kimia terlebih dahulu dibekali pemahaman medis yang mendalam. Kepala Puskesmas Tarik Sidoarjo, dr. Nur Hayati Indah Mayarini, atau yang akrab disapa dr. Maya, turun langsung memberikan edukasi klinis yang gamblang mengenai patofisiologi kanker leher rahim (serviks) dan kanker payudara.
“Secara medis, cervical cancer atau kanker serviks adalah kondisi di mana sel-sel pada leher rahim tumbuh abnormal dan tidak terkendali. Penyebab utamanya adalah infeksi menular seksual akibat virus HPV (Human Papillomavirus), khususnya tipe 16 dan 18. Karakteristik penyakit ini sangat culas karena merupakan silent killer; pada stadium awal, ia sama sekali tidak menimbulkan gejala fisik. Gejala klinis seperti pendarahan pasca-koitus biasanya baru muncul saat sel kanker sudah memasuki stadium lanjut,” urai dr. Maya di hadapan ratusan karyawan perempuan.
dr. Maya menegaskan bahwa deteksi dini melalui Pap Smear atau IVA adalah satu-satunya cara mendeteksi perubahan seluler pra-kanker (cervical intraepithelial neoplasia). “Hari ini kita lakukan skrining total. Mulai dari pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tensi darah, pengambilan sampel darah untuk profil kesehatan, hingga pemeriksaan sitologi (Pap Smear) dan aplikasi asam asetat (IVA). Jika kita temukan lesi pra-kanker sejak dini, tingkat kesembuhannya mencapai hampir 100 persen melalui tindakan preventif dan vaksinasi HPV,” tambahnya secara presisi.
Karpet Merah Korporasi dan Apresiasi Tertinggi Pemerintah

BACA JUGA  Komisi C Pastikan Tak Ada Rasionalisasi APBD Surabaya 2026


Melihat gelombang antusiasme yang begitu masif, dr. Maya yang dibantu oleh tim tenaga medis Puskesmas Tarik memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai memecahkan kebuntuan sosiologis yang selama ini dihadapi dunia kesehatan publik.
“Jujur, selama ini sosialisasi di masyarakat umum seringkali tidak maksimal. Hambatannya banyak, mulai dari rasa malu, ketakutan psikologis, hingga tabunya membicarakan kesehatan reproduksi. Namun, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk justru menggelar karpet merah lebar-lebar bagi kami. Mereka membuka akses dan menggerakkan karyawannya secara sistematis. Ini luar biasa! Tjiwi Kimia sukses memecahkan gunung es tersebut dan layak menjadi Pilot Project nasional bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia,” tegas dr. Maya dengan nada bangga.
Di akhir sesinya, dr. Maya memberikan testimoni emosional yang menyentuh hati para peserta. “Jika penyakit ini bisa dicegah sejak dini, keluarga akan sehat sejahtera. Sebab, jika seorang ibu sudah terjangkit stadium lanjut, yang hancur bukan hanya fisiknya, melainkan seluruh ekosistem domestik. Keluarga akan pontang-panting mencari obat, psikologis anak terganggu, dan ekonomi keluarga dipastikan runtuh. Menjaga rahim ibu adalah menjaga masa depan bangsa,” tuturnya puitis.
Sinergi ESG: Perempuan Sehat, Korporasi Berdaulat

BACA JUGA  Juara Umum Festival Reog Nasional, Khofifah Apresiasi Tim Kesenian Kyai Lodra


Dari sisi manajemen korporasi, program masif ini merupakan refleksi dari kepatuhan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi kiblat investor global. Langkah strategis ini mengintegrasikan peran aktif dari Manajemen Korporasi, Komite Pekerja Perempuan, hingga Pengurus Unit Kerja Serikat Kerja (PUK SP KEP SPSI).
CSR PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk, Wiwien Trisnawati, menyatakan bahwa perlindungan kesehatan reproduksi merupakan komponen mutlak dalam menjaga produktivitas perusahaan jangka panjang. Perempuan di dalam ekosistem industri memikul tanggung jawab yang kompleks sebagai motor penggerak pabrik sekaligus pilar utama dalam domestik keluarga.
“Bagi Tjiwi Kimia, menjaga kesehatan pekerja perempuan adalah mandat mutlak yang tidak bisa ditawar. Mereka memiliki peran ganda (dual role). Di pabrik mereka adalah pahlawan produksi, dan di rumah mereka adalah jantung dari kesejahteraan keluarga yang bertaruh membesarkan generasi penerus bangsa. Melalui GP2SP ini, kami berkomitmen menciptakan iklim kerja yang aman, humanis, dan higienis. Korporasi yang sehat hanya bisa tumbuh di atas fondasi pekerja yang sehat,” tegas Wiwien secara elegan.
Dengan terlaksananya program ini, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk sukses mentransformasi diri tidak hanya sebagai raksasa manufaktur, melainkan sebagai suaka yang aman dan sehat bagi para pekerja perempuan demi mewujudkan semboyan: “Bersama Kita Wujudkan Lingkungan Kerja yang SeHat, Aman, dan Produktif.”(Ambari Taufiq M Fasichullisan).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.