SURABAYA – KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur membangun sinergitas dengan Pemprov, Pemkab, maupun Pemkot.
Ajakan ini disampaikan Khofifah usai membuka Musprov IX APINDO Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (21/1).
“Dulu Ketua Apindonya Arief Harsono, Samator, dan kita sudah ditinggal oleh beliau. Sekarang dipegang oleh Hariyadi Sukamdani sebagai kolektif. Karena itu, Musprov IX ini dilakukan,” kata Khofifah.
Menurut Khofifah, lingkaran terdekat perusahaan itu menjadi bagian penting di lingkungan usahanya, dan dengan berbagai sektor-sektor yang harus dikembangkan.
“Ada beberapa sektor yang saya sampaikan tadi, siapa tahu ada yang tertarik untuk investasi di sektor peternakan, kemudian holtikultura, seperti kopi maupun kakao,” ujarnya
Selain itu, sektor peningkatan dari produk padi yang selama ini beras kita masih banyak yang medium. Khofifah berharap ada yang berkenan investasi dari medium ke premium. Termasuk penyiapan alsintannya (mesin pertanian). “Harvester itu bisa membantu losses yang kalau dipanen manual itu bisa lossnya 10 persen, dengan harvester di bawah satu persen,” jelasnya.
Karena itu, gubernur perempuan pertama di Jatim ini berharap Apindo hari ini dan yang akan datang sudah membangun sinergitas yang luar biasa.
Sementara itu, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani menyambut baik ajakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, ajakan itu dinilai bisa mengupayakan nilai tambah dari potensi yang ada di tingkat nasional.
“Apakah itu substitusi impor atau mengolah sumber daya yang ada di Indonesia ini menjadi nilai tambah yang lebih tinggi. Jadi itu memang sejalan,” katanya.
Dalam Musprov kali ini, Apindo berharap posisi ketua segera terisi dan ada yang menggantikan setelah Arief Harsono wafat. Harus segera diisi agar roda organisasi terus berjalan.
“Kemarin itu dipegang kolektif, namanya kolektif hanya sementara. Kita harus selesai hari ini dan bisa lebih cepat lagi,” ucap Hariyadi Sukamdani.
Dia mengatakan,
pendaftaran calon ketua dilakukan dengan sistem terbuka. Dan sudah ada satu calon yang mendaftar, yakni Edy Wijanarko. Setelah terpilih, Edy dilantik di tempat yang sama, Sabtu (22/1), pukul 11.00 WIB. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi