SURABAYA-KEMPALAN: Terkadang masih ada anggapan bahwa kata bisnis dan sains sulit dipadukan. Yang terbayang pada kata sains atau dalam bahasa Inggrisnya science adalah metode-metode ilmiah yang sulit diterapkan pada dunia bisnis, yang membutuhkan kecepatan dalam tindakan. Tetapi, perkembangan saat ini menunjukkan bahwa penerapan sains dalam bisnis adalah suatu keniscayaan bahkan akan menjadi suatu keharusan.
Mencermati perkembangan tersebut, Jurusan Teknik Informatika Universitas Surabaya (Ubaya) menggelar webinar dengan tema “Implementasi Data Science di Industri 4.0” pada akhir pekan lalu. Webinar yang menghadirkan pembicara Rr. Dea Annisayanti Putri S.Kom. Senior Data Scientist di Tokopedia diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa di bidang Teknik Informatika.

“Pada intinya data science adalah menerapkan keilmuan komputer dengan metode ilmiah atau scientific, misalkan matematika dan statistika, dalam upaya menggali dan memanfaatkan data dalam jumlah besar untuk keperluan tertentu. Salah satu penerapannya adalah di dunia bisnis. Contoh sederhana begini. Data yang sudah ada di perusahaan dapat diolah lebih lanjut, misalkan untuk memberikan rekomendasi yang tepat dan akurat trend barang apa yang cocok untuk seorang pembeli, baik secara umum mapupun personal (personalized)”, demikian dijelaskan oleh Dea Annisayanti Putri yang lebih akrab dipanggil Dea.
Pada webinar ini dibahas juga bahwa pada Era Industri 4.0 ini data mempunyai kekuatan yang besar. Industri harus berubah ke arah otomasi serta interkonektivitas peralatan, teknologi informasi, dan data. Selain dunia industri, perguruan tinggi juga harus mengikuti dan berperan pada perkembangan industri 4.0. Dunia pendidikan berperan penting dalam menyiapkan sumber daya manusia atau SDM yang mumpuni pada era Industri 4.0 ini.
Dea menambahkan bahwa SDM yang terlibat dalam implementasi data science terdiri dari engineer, analyst, dan scientist. Data Engineer bertanggung jawab dalam mengumpulkan, memelihara data. Data Analyst memberikan informasi kepada stakeholder untuk mencari tahu kejadian di masa lampau dengan melakukan analisis. Data scientist membantu bisnis dalam menyelesaikan permasalahan dengan bantuan data, selain itu juga membuat teknologi baru dari data.
“Data dapat diibaratkan sebagai dinosaurus di zaman dulu yang sudah terpendam dan sekarang menjadi minyak. Adalah pilihan kita mau atau tidak mengolah minyak tersebut. Ketika kita memutuskan untuk mengolah minyak tersebut maka dibutuhkan teknologi. Data menjadi hal yang paling penting dan apabila kita dapat mengolah dengan baik akan mendapatkan insight yang penting. Dari insight tersebut dapat kita jadikan sebuah saran/wisdom”, jelas Dea.
Menurut Dea. tantangan terbesar dalam mengerjakan atau memimpin suatu project Data Science adalah ketika proses mendefinisikan masalah dan proses eksperimen. “Hal ini membutuhkan waktu yang lama dan ketelitian yang tinggi karena akan berdampak, terutama yang langsung kepada users. Ketika eksperimen, kita harus mencari banyak literatur dan mencoba dengan studi kasus kita sendiri dan itu bukan hal yang mudah. Tapi ketika sudah diimplementasi dan berdampak baik, itu poin yang paling melegakan dan proses melelahkan sebelumnya bisa terbayar”, tambah Dea.

Menurut Dea ada beberapa kunci untuk menjadi seorang Data Scientist, di antaranya adalah harus memiliki 4 technical skill yang dibutuhkan yaitu coding, statistics & matematika, data visualization, dan unstructured data. “Selain itu, dari diperlukan juga non-technical skills seperti intellectual curiosity. Jadi, kita harus mau cari-cari, rajin-rajin baca paper dan juga business document. Kita dapat mengikuti online course, mendapatkan sertifikat, menulis blog, dan mempublikasikan ke github. Kemudian tips terakhir adalah sering mengikuti lomba. Dari situ kita bisa meniru atau mempelajari permasalahan di sekitar kita. Kemudian kita dapat belajar memberikan solusi”, tambah Rr. Dea Annisayanti Putri S.Kom.
Salah satu peserta webinar, Golden Wijaya mahasiswa Teknik Informatika Ubaya, mengatakan bahwa webinar ini sangat menarik dan dapat memberi insight atau wawasan tentang Data Science di Indonesia. “Dari kuliah tamu ini saya mengetahui bagaimana struktur perusahaan atau struktur bidang Data Science tersebut. Juga rincian proses kerja pada bagian Data Engineer dan interaksinya dalam tim. Selain itu, ada uraian tentang apa saja yang diperlukan untuk menekuni bidang tersebut serta serta bagaimana pengaplikasian dan penggunaanya seperti apa. Menarik webinar ini. Apalagi narasumber yang diundang bekerja di salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia”, kata Golden Wijaya Oentoro. (*)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi