Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 13 Nov 2021 18:45 WIB ·

Draft Baru COP26 Muncul, Desak Akhiri Penggunaan Bahan Bakar Fosil


					Demonstrasi COP26-CNet Perbesar

Demonstrasi COP26-CNet

COP26-KEMPALAN: Ketika negosiasi yang ada di COP26 berjalan tidak semestinya, pada Sabtu (13/11), sehari setelah berakhirnya COP26, draft baru dirilis ke publik. Dalam draft tersebut, tujuannya adalah untuk mengamankan perjanjian yang akan meningkatkan upaya dunia internasional untuk bersama-sama menghadapi permasalahan lingkungan.

Alok Sharma yang menjadi Presiden COP26 pada tahun ini di Glasgow, Skotlandia telah resmi merilis draft COP26 ke publik.

Selain itu, ia juga memerintahkan kepada semua delegasi dari 200 negara lebih untuk pulang dan beristirahat setelah melakukan negosiasi selama dua minggu lamanya.

Dalam draft tersebut, yang menjadi garis besar adalah adanya upaya untuk mengajak semua negara-negara di dunia untuk segera meninggalkan bahan bakar berbasis fosil dan segera menggantinya dengan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Kemudian juga dalam tambahannya, disebutkan bahwa negara-negara yang ada harus mampu memberikan bantuan kepada industri yang menggunakan bahan bakar fosil untuk dapat melakukan transisi dengan memberikan bantuan uang dan lainnya.

Lalu, tertulis juga pada poin 26 bahwa isinya mengatakan penyesalan terdalam karena negara-negara maju yang ada di dunia gagal untuk berkomitmen pada tahun ini untuk mengeluarkan uangnya sebesar 100 Miliar USD tiap tahunnya untuk menyelamatkan dunia.

Perdana Menteri Britania Raya yaitu Boris Johnson mengatakan bahwa ia percaya “Hasil yang ambisius” sedang berada di depan mata setelah negosiasi selama dua minggu lamanya hingga lewati batas waktu.

Untuk dapat membaca hasil draft secara lengkap, dapat dibaca di:

https://edition.cnn.com/2021/11/12/world/full-second-draft-cop26-agreement-climate-intl/index.html

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Taliban Larang Pernikahan Paksa di Afghanistan

4 Desember 2021 - 01:49 WIB

Ilustrasi Perempuan Afghanistan-Conversation

Biden Umumkan Rencana Baru AS Hadapi Varian Omicron

4 Desember 2021 - 01:36 WIB

Nancy Pelosi-NYPost

WHO Sebut Varian Omicron Sudah Masuk ke 38 Negara, Tidak ada Kasus Kematian

4 Desember 2021 - 01:14 WIB

Ilustrasi Omicron-DW

Junta Myanmar Kecewa Pada Keputusan Penolakan Utusannya di PBB

3 Desember 2021 - 02:43 WIB

Kyaw Moe Tun-Wikipedia

Menteri Pertahanan AS Sesalkan Uji Coba Misil Hipersonik oleh Tiongkok, Tensi Meningkat di Kawasan

3 Desember 2021 - 02:27 WIB

Lloyd Austin-Bloomberg

Badan PBB yang Mengurusi Pengungsi dari Palestina Hadapi Krisis Pendanaan

3 Desember 2021 - 01:16 WIB

UNRWA. Badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina
Trending di kempalanmanca