NEW DELHI-KEMPALAN: India telah mengumumkan bahwa pihaknya menolak untuk melakukan pengurangan emisi karbon menjadi nol (Net Zero Carbon). Pihak India mengatakan bahwa dunia seharusnya lebih harus mementingkan cara untuk mencapai cara mengurangi emisi tapi tidak sampai titik nol dan berupaya untuk mencegah naiknya temperatur global.
India merupakan negara dengan peringkat ketiga tertinggi yang menjadi penghasil karbon dan gas rumah kaca di dunia setelah Tiongkok dan AS. India selalu berada dalam tekanan dunia internasional dan selalu didesakn untuk segera menjadi negara netral karbon dalam waktu dekat pada saat pertemuan COP26.
Tetapi, pihak India yang diwakilkan oleh Sekretaris Urusan Lingkungan yaitu Rameshwar Prasad Gupta mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah solusi yang baik untuk menghadapi krisis lingkungan.
AS, Britania Raya dan Uni Eropa telah memberikan tanggalan bahwa paling lambat pada tahun 2050, semua negara yang ada harus mencapai nol emisi karbon. Selain itu, Tiongkok dan Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya akan mencapai nol emisi karbon paling lambat pada tahun 2060.
Kemudian dalam waktu dekat, akan dilaksanakan pertemuan tingkat tinggi PBB yang bernama COP26 di Glasgow, Skotlandia. COP26 yang berlangsung dari tanggal 31 Oktober 2021 hingga 12 November 2021 dikabarkan akan dihadiri oleh perwakilan dari 200 negara dengan tujuan untuk mempererat dunia internasional dalam menghadapi pemanasan global.
India akan datang di COP26 yang diwakili oleh Perdana Menteri Narendra Modi.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi