Menu

Mode Gelap

kempalanmanca · 12 Nov 2021 21:25 WIB ·

Jurnalis AS Dihukum 11 Tahun oleh Junta Myanmar, Dikenai Tiga Pasal


					Danny Fester, Jurnalis AS yang Ditahan-NYTimes Perbesar

Danny Fester, Jurnalis AS yang Ditahan-NYTimes

NAYPHITAW-KEMPALAN: Danny Fester, jurnalis AS yang menjadi editor majalah Myanmar’s Frontier sempat ditahan oleh pihak Junta Myanmar yang kemudian pada Jumat (12/11), ia dikenai hukuman 11 tahun dengan tiga pasal.

Pria berumur 37 tahun tersebut ditahan di Bandara Yangon pada bulai Mei silam dan dikenai tiga pasal. Karyawannya mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan di luar Penjara Insein di Yangon pada Jumat pagi waktu setempat.

Kemudian disebutkan bahwa ia melaksanakan pengadilan tersebut secara tertutup dari pers dan publik.

Hukuman yang dikenakan ke Danny Fester secara garis besar mengenai adanya kontrak dengan grup oposisi yang memang hal tersebut ilegal oleh Junta Myanmar.

Kemudian juga di bawah hukum Junta Myanmar, disebutkan bahwa ketika seseorang melakukan kontrak dengan grup oposisi, maka akan dikenakan hukuman seberat mungkin.

Hukuman tersebut diberikan kepada Danny Fester karena ia menjadi editor dari majalan Myanmar’s Frontier, padahal ia telah meninggalkan media daring tersebut sejak Juni tahun 2021.

Danny Fester bergabung dengan majalah tersebut pada Juli 2020. Pihak Myanmar’s Frontier kemudian mengatakan bahwa tuduhan yang ada kepada Fester tidak berdasar.

“Sudah jelas tidak ada dasar basis dari penangkapan Danny Fester” ucap Pemimpin Editor dari majalah Myanmar’s Frontier yaitu Thomas Kean dalam media sosialnya.

“Tim legalnya telah memberikan pernyataannya ke pengadilan yang ada bahwa ia telah tidak lagi bekerja lagi di majalah kami sejak pertengahan tahun silam. Semua karyawan Myanmar’s Frontier sangat sedih dan menyesali adanya tindakan tersebut” ucap tambahnya.

Danny Fenster menjadi salah satu dari 100 jurnalis yang ditahan oleh pihak Junta Myanmar. Hingga saat ini, 30 diantaranya masih berada di penjara.

(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Ukraina Sebut ada Upaya Kudeta, Rusia Terlibat Dibaliknya

28 November 2021 - 13:24 WIB

Presiden Zelensky-BBC

Varian Omicron Sudah Masuk ke Beberapa Negara Eropa

28 November 2021 - 13:02 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Britania Raya-AAtR

WHO Sebut Varian Baru COVID yaitu Omicron Sebagai Kekhawatiran Baru

28 November 2021 - 12:41 WIB

Varian baru COVID-19 yaitu Omicron-DW

Terlalu Nyaman Lockdown, Taiwan Ragu untuk Buka Diri ke Dunia Internasional

28 November 2021 - 12:19 WIB

Ilustrasi COVID-19 di Taiwan-TEMPO

Laos Berharap Ekonomi Bertumbuh dari Rel Kereta buatan Tiongkok

28 November 2021 - 11:54 WIB

Kereta Tiongkok-Laos-InfrastructureReview

Nicolas Maduro Kunjungi Kuba untuk Rayakan Kematian Fidel Castro

26 November 2021 - 17:13 WIB

Nicolas Maduro-CNN
Trending di kempalanmanca