COP26-KEMPALAN: Batu bara merupakan salah satu bahan bakar yang paling memberikan polusi di dunia serta penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar. Penggunaan batu bara menjadi kontributor terbesar dan utama dari adanya perubahan iklim sehingga ketika dunia akan hidup tanpa batu bara, maka bumi akan lebih membaik.
Dalam COP26 yang merupakan konferensi iklim terbesar dekade ini, sekitar 190 negara serta beberapa organisasi internasional menyetujui perjanjian pada Kamis (4/11) untuk segera menghentikan penggunaan batu bara. Tindakan tersebut meliputi menghentikan investasi pembukaan fasilitas batu bara serta mengganti bahan bakar yang berbasis batu bara pada tahun 2030 di negara kaya serta pada tahun 2040 di negara berkembang.
“Akhir dari batu bara menjadi semakin terlihat. Dunia bergerak ke arah yang benar, karena siap mengakhiri penggunaan batu bara serta meningkatkan penggunaan energi hijau untuk meningkatkan keuntungan bagi lingkngan serta ekonomi demi membangun masa depan yang lebih baik” ucap Kwasi Kwarteng yang merupakan sekretaris dari Kantor Urusan Bisnis dan Energi Britania Raya.
Penggunaan batu bara hingga saat ini masih sangat masif. Melansir data dari France24, batu bara menjadi sumber 37% listrik di dunia pada tahun 2019. Batu bara masih menjadi primadona karena murahnya produksi yang ada serta suplai yang melimpah.
Di sisi lain, Tiongkok, India, Vietnam serta Indonesia memiliki rencana untuk membangun fasilitas batu bara baru.
Britania Raya beserta AS dan Afrika Selatan mengumumkan akan mengeluarkan 8,5 Miliar USD untuk segera mengakhiri penggunaan batu bara pada konferensi COP26.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi