Senin, 11 Mei 2026, pukul : 02:11 WIB
Surabaya
--°C

Uni Eropa Desak Negara Kaya untuk Tingkatkan Dana Hibah Lawan Perubahan Iklim

Ilustrasi Uni Eropa-World Economic Forum

UNI EROPA-KEMPALAN: Uni Eropa mendesak negara-negara maju yang ada di dunia untuk lebih berkomitmen untuk dapat memberikan dana yang lebih untuk membantu perlawanan terhadap perubahan iklim pada COP26.

Komisi Eropa mengatakan bahwa pihaknya akan mendesak negara-negara maju di dunia untuk membantu meningkatkan dana hibah untuk mencapai target 100 Miliar USD. Komisi Eropa mengatakan bahwa Uni Eropa dan 27 negara anggotanya telah memberikan kontribusi lebih dari 25 Miliar USD tiap tahunnya.

Sejauh ini, negara-negara kaya gagal untk memenuhi perjanjiannya pada tahun 2009 untuk memberikan dananya sekitar 100 Miliar USD tiap tahunnya untuk membantu negara miskin pada tahun 2020.

Janji tersebut dipastikan tidak akan terpenuhi hingga pada tahun 2030 sehingga pada COP26 mendatang, banyak aktivis yang meminta untuk segera mendesak janji tersebut.

Sebelumnya, negara-negara kaya semisal Jepang dan Arab Saudi memberikan skeptisnya mengenai untuk apa memberika dana hibah lebih untuk membantu negara miskin. Negara-negara tersebut juga mempertanyakan apakah negara-negara miskin akan mampu untuk bergeser menggunakan teknologi hijau.

Terlebih lagi dengan bocornya lebih dari 32.000 dokumen yang berasal dari pemerintah, perusahaan dan NGO bahwa pada saat ini, dunia tidak perlu untuk segera bergeser dari bahan bakar fosil.

Hal tersebut kemudian ditanggapi oleh Arab Saudi sebagai negara eksportir minyak terbesar di dunia. Oleh karena itu, Menteri Perminyakan Arab Saudi mengatakan bahwa kalimat “Tindakan darurat untuk segera meninggalkan bahan bakar fosil segera dihapus”.

Dalam beberapa hari kedepan, akan diadakan COP26 yang merupakan pertemuan tingkat tinggi PBB dalam permasalahan perubahan iklim. Akan dapat disaksikan pandangan tiap negara-negara di dunia dalam perubahan iklim.

(BBC, Muhamad Nurilham)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.