INTERNASIONAL-KEMPALAN: Presiden Rusia yaitu Vladimir Putin telah meluncurkan operasi militer di Ukraina Timur yang kemudian mendapatkan banyak respon dari dunia, baik dari negara hingga institusi internasional.
Perintah Putin untuk melakukan operasi militer tersebut tepat di waktu yang sama ketika terjadinya Rapat Darurat DK PBB pada Rabu Malam WIB yang memiliki rencana untuk melakukan de-eskalasi serta mencari solusi secara diplomatis.
Berikut adalah respon dari dunia terhadap operasi militer yang dilakukan Rusia kepada Ukraina:
Ukraina
Menteri Luar Negeri Ukraina yaitu Dmytro Kuleba mengatakan bahwa Putin telah melancarkan invasi skala penuh kepada Ukraina dan kota-kota yang damai di Ukraina berada dalam serangan.
“Tindakan ini adalah agresi perang. Ukraina akan membela dirinya dan akan menang. Dunia harus dan bisa untuk menghentikan Putin. Waktunya adalah sekarang” ucapnya dalam cuitan resminya di akun Twitternya.
AS
Presiden Joe Biden menyampaikan penyesalannya kepada Rusia yang telah melakukan serangan provokatif kepada Ukraina dan memberikan janji bahwa pihak AS serta mitranya akan “Membuat Rusia menyesal”.
Kelompok G7
Kelompok G7 yang berisikan negara-negara industrialisasi dengan ekonomi tinggi menyatakan penyesalannya kepada Rusia yang telah melakukan operasi militer di Ukraina.
Pihak G7 juga mengatakan akan menyiapkan sanksi yang berat dalam bidang ekonomi dan finansial.
PBB
Sekjen PBB menyesali tindakan Rusia yang tergesa-gesa dan mendesak Putin untuk membawa kembali pasukannya ke Rusia.
“Diatas nama umat manusia, saya tidak akan membiarkan perang dimulai di Eropa yang kemudian akan menjadi perang terparah pada abad ini yang memiliki konsekuensi tidak hanya kepada Ukraina, namun juga secara internasional”
Uni Eropa
Ursula Von Der Leyen yang merupakan Ketua dari Komisi Eksekutif Uni Eropa mengatakan bahwa pihak Uni Eropa akan memberikan Moskow ganjaran yang setimpal.
Dikatakan juga bahwa pihak Uni Eropa akan mengirimkan sanksi kepada Rusia.
NATO
“Rusia telah memilih jalan agresif terhadap negara yang independen dan berdaulat” ucap ketua NATO yaitu Jens Stoltenberg dalam pernyataannya.
Jens menyebutkan bahwa operasi militer oleh Rusia tersebut merupakan pelanggaran besar kepada hukum internasional dan ancaman serius kepada keamanan di Eropa dan Atlantik.
(Muhamad Nurilham, Diambil dari beberapa sumber)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi