Indonesia Sukses Tekuk Turkmenistan, STY Singgung Soal Perubahan Formasi

waktu baca 2 menit
Salah satu momen pada laga Indonesia vs Turkmenistan (*)

SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Timnas, Shin Tae-yong menyebut bahwa dirinya sempat beberapa kali merubah formasi para pemain Indonesia selama laga melawan Turkmenistan.

Indonesia berhasil memetik kemenangan 2-0 saat menjamu Turkmenistan pada laga persahabatan FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (8/9). 

Gol pertama Indonesia dicetak oleh Dendy Sulistyawan lewat tembakan jarak jauhnya dari luar kotak penalti. Sementara gol kedua dicetak oleh Egy Maulana lewat sepakan kaki kiri. 

Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong menjelaskan bahwa dirinya sempat beberapa kali melakukan perubahan formasi selama pertandingan.

Di babak pertama, Shin menggunakan formasi 3-5-2 dengan tiga pemain bertahan di belakang, kemudian pada babak kedua menggunakan formasi 4-4-2 untuk lebih fokus menyerang. 

Namun, pada menit-menit terakhir, pelatih asal Korea Selatan itu kembali merubah formasi menjadi 3-4-3. Shin senang karena semua pemain mampu mengikuti instruksinya dengan baik.

“Pada pertandingan hari ini, kami menggunakan tiga bek tengah. Kemudian, pada babak kedua, kami ingin fokus menyerang. Akhirnya, kami main dengan formasi 4-4-2. Kemudian, pada menit-menit akhir pertandingan, kami main 3-4-3,” ucap Shin usai laga.

“Namun, (meski harus mengubah formasi, red), pemain mampu mengikuti instruksi pemain dengan baik jadi kita bisa dapat kemenangan,” sambungnya.

Shin Tae-yong juga sangat bersyukur karena para pemain mampu memetik kemenangan meski tak bermain dengan skuad terbaiknya. 

“Dari hasil itu kami akhirnya menang. Ada beberapa pemain inti yang harus berada di U-23, jadi pemain saat ini belum lengkap. Apresiasi kepada pemain yang telah bermain baik dan mampu meraih kemenangan malam ini, ” kata Shin Tae-yong. 

Selain itu, Shin Tae-yong juga mengapresiasi penampilan penjaga gawang Nadeo Argawinata yang cukup banyak melakukan penyelamatan gemilang selama pertandingan. 

“Nadeo bermain bagus, dia cukup banyak melakukan save, meskipun melakukan beberapa kesalahan tapi hal itu ditutup dengan penyelamatan yang bagus. Semua pemain yang kami panggil, merupakan pemain yang bermain bagus di klub asalnya, termasuk Nadeo dan Egy, namun jika ada yang bermain tidak baik di klubnya saya tidak akan panggil lagi,” tambahnya. 

(*) Edwin Fatahuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *