BUDAPEST-KEMPALAN: Perdana Menteri Hungaria, Viktor Urban menuduh AS dan Uni Eropa dengan tuduhan mencoba ikut campur dalam perpolitikan di Hungaria lebih tepatnya dalam pemilihan parlementer pada tahun 2022 mendatang.
Viktor Orban berorasi pada Sabtu (23/10) yang dihadiri oleh ribuan pendukungnya di Budapest yang kemudian memberikan sebuah pernyataan bahwa AS dan miliuner George Soros yang merupakan filantropis dan investor terkenal keturunan Hungaria mencoba untuk menggunakan uang mereka untuk membeli media dan lainnya untuk memberikan dukungan suara ke Sayap Kiri yang merupakan oposisi dari Orban.
“Tidak peduli apa yang Brussels (Uni Eropa) dan AS lakukan kepada media kami, meskipun dikontrol dari jauh. Karena pada akhirnya sendiri, rakyat Hungaria sendiri yang akan menentukan masa depannya” ucap Orban dalam orasinya.
“Kekuatan kita terletak pada adanya persatuan. Kami memercayai nilai yang sama yaitu keluarga, bangsa dan Hungaria yang kuat serta mandiri dan merdeka” ucap tambahnya.
Orban telah berkuasa di Hungaria selama hampir se dekade lamanya. Pada pemilu kali ini, ia akan menghadapi oposisi yang terdiri dari aliansi enam partai yang terdiri partai Sosialis, partai Liberal, Sayap Kanan dan Sayap Tengah Kiri dan lainnya. Hal ini menjadi pertama kalinya Orban menghadapi oposisi yang sangat kuat.
Berdasarkan polling yang ada, partai milik Orban yaitu partai Fidesz dan oposisinya yang merupakan aliansi enam partai tersebut sama kuatnya.
(Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi