KEMPALAN: Mustafa Kemal Attaturk sudah sudah wafat puluhan tahun lalu. Namun sekarang, namanya tiba-tiba jadi sorotan di Indonesia. Presiden pertama Turki itu namanya bakal diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Jakarta. Kemungkinan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dan gara-gara Attaturk juga, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun banjir protes dari kalangan islamis, yang selama ini menjadi pendukung dan pembela utamanya.
Masalah ini memang menempatkan Anies dalam posisi sulit. Jika tidak mengiyakan maunya pemerintah, dia jelas akan dianggap tidak mendukung terjalinnya hubungan yang baik antar negara kita dengan Turki yang selama ini menjadi sahabat Indonesia. Juga punya sejarah yang panjang dengan perjuangan rakyat tanah air.
Tapi jika mewujudkannya, ada sebuah jalan yang dinamakan dengan nama “musuh” umat Islam sejagad, di wilayah pemerintahannya, tentu menjadi ingatan yang menyakitkan hati umat muslim di tanah air. Padahal banyak yang memprediksi, Anies Baswedan sangat berpotensi akan didukung kelompok islamis pada kontestasi Pilpres 2024 nanti.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) misalnya, yang sudah jauh-jauh hari memberi sinyal dukungan untuk Anies pada 2024, duluan menyatakan protes keras. Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoiruddin kepada media menegaskan, akan sangat menyakiti kaum muslim jika nama Mustafa Kemal Attaturk dijadikan nama jalan di Jakarta.


Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi