Sabtu, 9 Mei 2026, pukul : 19:51 WIB
Surabaya
--°C

Meluruskan “Maulid dan Selawat”

Kita sering mendengar pernyataan seperti ini:  “Selawat dan salam marilah kita sampaikan atau curahkan atau limpahkan, kepada Nabi Muhammad…” Dengan demikian seakan-akan kitalah sebagai manusia yang menyampaikan selawat atau kesejahteraan kepada Nabi Muhammad saw. tersebut. Ada pula pernyataan seperti ini; “Selawat dan salam semoga tercurah atau dicurahkan kepada Nabi Muhammad, “ Tidak jelas siapa subjeknya yang  mencurahkan selawat tersebut. Kedua pernyataan tersebut tentunya tidak tepat.

Karena selawat merupakan  doa dan bahasa Arabnya diawali oleh Allahuma maka terjemahan yang benar seharusnya: “Semoga selawat dan salam oleh Allah disampaikan atau dicurahkan kepada Nabi Muhammad saw., kepada keluarganya, sahabatnya, dst…”

Semoga penjelasan singkat ini dapat meluruskan kesalahkaprahan kita dalam memahami pengertian maulid dan selawat.

 Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.