“Sebenarnya masih sakit kalau dipakai berlari, tapi tidak saya rasakan pas tampil di final. Saya enjoy aja karena merasa tertantang melihat lawan-lawan tampil penuh semangat,” akunya.
Satu medali perak direbut Jatim dari nomor estafet 4×400 meter putra. Pada nomor ini Jatim yang menurunkan empat pelarinya, yakni Arif Ibrohim, Selamet Rizki, Heru Astriyanto, dan Dewa Radika Sya mencatat waktu 3:14.65 menit.
Medali emas direbut Jawa Barat yang menurunkan Halongan EB sebagai pelari pertama, kemudian disusul Umar Wira, M.Ramdhan, dan Sumatroleko. Catatan waktunya 3:13.68 menit.
Sedang medali perunggu menjadi milik Jateng dengan catatan waktu 3:15.01 menit. Pada nomor ini Jateng menurunkan Felix Andrian, Umar Hamdan, Hadi Nur Ikhsan, dan Novianto.
Sementara medali perunggu bagi Jatim direbut dari nomor estafet 4×400 meter putri. Tim Jatim yang menurunkan Dakwatul Hasanah, Sulastri, Nikmatul Nafiah, dan Eka Cahaya Ningrum mencatat waktu 3:51.43 menit.
Medali emas direbut Jateng dengan waktu 3:48.12 menit dan medali perak menjadi milik Jawa Barat yang mencatat waktu 3:50.54 menit.
Dengan hasil ini, atletik gagal mencapai target di PON XX/2021 Papua. Jatim hanya mampu menyabet tiga medali emas, lima perak, dan dua perunggu. Padahal, KONI Jatim menargetkan delapan medali emas. (Dwi Arifin)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi