Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 11:05 WIB
Surabaya
--°C

Moh Barmen Tokoh Persebaya Wafat

SURABAYA-KEMPALAN: Masyarakat sepak bola kehilangan salah satu tokoh legendaris. Mohammad Barmen, tokoh Persebaya wafat, Selasa pagi (17/8) pukul 9.30 di Surabaya.

Wafatnya Moh. Barmen hanya berselisih beberapa jam dengan wafatnya Andi Darussalam Tabussala di Makassar. Keduanya merupakan tokoh sepak bola Indonesia beda generasi. Almarhum Moh Barmen sudah berusia 80 tahun lebih.

Barmen menjadi ketua klub sepak bola Assyabab dan menjadi identik dengan klub yang didirikan oleh komunitas Arab itu.

Barmen pernah menjadi asisten manajer Persebaya dan dikenal sebagai motivator ulung bagi pemain-pemain sepak bola

Assyabab didirikan warga keturunan Arab Yaman yang tinggal dekat Masjid Ampel, Surabaya.
Assyabaab berasal dari Bahasa Arab yaitu “Syabab“, yang artinya pemuda.

BACA JUGA  AVC Cup 2026: Drama 5 Set Berakhir Manis, Timnas Voli Indonesia Bungkam Qatar

Assyabaab didirikan oleh Zein Bin Agil, Aly Bahalwan (ayah Rusdy Bahalwan), Mochtar, Ali Salim. Dan pada periode I ini, Zein Bin Agil diangkat menjadi ketua Assyabaab periode 1948 – 1951 dan bertindak sebagai sekretaris adalah Ibrahim Bobsaid (Captain Arab). Sekretariat Assyabaab saat itu adalah di Jl. Ketapang Besar 28 Surabaya, yang tidak lain adalah rumah Zein Bin Agil sendiri (untuk memudahkan koordinasi).

Tempat latihan Assyabaab berpindah-pindah. Karena memang Assyabaab tidak mempunyai lapangan sendiri, semuanya sistem sewa. Untuk pertama kali Assyabaab latihan di lapangan Sawah Pulo, sekitar 1 km sebelah utara Ampel. Lapangan Sawah Pulo atau juga disebut dengan lapangan Dwi Kora, boleh dibilang lapangan legendaris. Hampir semua pemain Tim Nasional PSSI era 1970-an pernah berlatih di lapangan Sawah Pulo. Mereka adalah Jacob Sihasale, Sutjipto Suntoro, Iswadi Idris, Roni Pattinasarany, Abdul Kadir Kancil, Rusdy Bahalwan, dan lain-lain.

BACA JUGA  Memburu Rekor Zohri: Ambisi Febrian Dwi dan Misi 13 Emas Jatim di Kejurnas Atletik 2026

Dan sekarang ini lapangan Sawah Pulo sudah beralih fungsi menjadi gedung SMP Negeri 11 Surabaya. Setelah itu Assyabaab pindah latihan ke lapangan Colombo (Perak), kemudian lapangan Pasiran Ujung dan sekarang Assyabaab berlatih di lapangan Bumi Moro, komplek AAL (Akademi Angkatan Laut) surabaya.

Moh Barmen selalu hadir dalam tiap latihan Assyabab. Tetapi beberapa waktu terakhir ia absen karena kesehatannya menurun. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.