KEMPALAN: Memenangkan seluruh (10) pertandingan kualifikasi mereka. Italia masuk sebagai favorit di Grup A, tetapi apakah mereka benar-benar akan lolos?
A PELATIH
Roberto Mancini: Mantan manajer Manchester City, Roberto Mancini menjabat sejak 2018, diangkat enam bulan setelah timnas gagal lolos ke Piala Dunia.
Memandu Italia selama kualifikasi Euro 2020 dan berhasil memastikan Azzuri lolos meski masih tiga pertandingan tersisa. Pada bulan November lalu, ia memecahkan rekor Vittorio Pozzo dengan memimpin Italia meraih kemenangan kesepuluh berturut-turut dengan tambahan rekor kemenangan tandang enam kali berturut-turut.
B PERFORMA TIM
Mancini menggantikan Gian Piero Ventura setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan tingkat kemenangannya mencapai angka 70 persen, sebuah rekor tidak bisa oleh para pendahulunya.
Mantan pelatih Manchester City itu dengan cermat memadukan para pemain muda dan berpengalaman dalam skuadnya. Hasilnya, Azzurri memenangkan 10 pertandingan kualifikasi mereka dan menjadi favorit, tidak hanya untuk lolos ke babak selanjutnya, namun juga favorit untuk meraih gelar juara.
C KOMPOSISI TIM
Goalkeepers: Gianluigi Donnarumma (Milan), Alex Meret (Napoli), Salvatore Sirigu (Torino)
Defenders: Francesco Acerbi (Lazio), Alessandro Bastoni (Inter), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Giovanni Di Lorenzo (Napoli), Emerson Palmieri (Chelsea), Alessandro Florenzi (Paris), Leonardo Spinazzola (Roma), Rafael Toloi (Atalanta)
Midfielders: Nicolò Barella (Inter), Bryan Cristante (Roma), Jorginho (Chelsea), Manuel Locatelli (Sassuolo), Lorenzo Pellegrini (Roma), Stefano Sensi (Inter), Marco Verratti (Paris)
Forwards: Andrea Belotti (Torino), Domenico Berardi (Sassuolo), Federico Bernardeschi (Juventus), Federico Chiesa (Juventus), Ciro Immobile (Lazio), Lorenzo Insigne (Napoli), Giacomo Raspadori (Sassuolo)
D PEMAIN YANG DAPAT MEMBERI KEJUTAN
Ciro Immobile: Striker Lazio ini kesulitan untuk meniru performa di klub saat bersama Italia di pentas internasional. Meski memiliki rata-rata 25 gol per musim selama lima musim terakhirnya di Serie A, striker berusia 31 tahun ini tampil mengecewakan bagi negaranya dengan hanya mencetak 12 gol dalam 45 penampilan.
Tapi pertandingan grup melawan Turki, Swiss dan Wales menawarkan dia kesempatan yang baik untuk memperbaiki rekor ini.
E EURO BEST FINISH
Juara di Euro 1968, runner-up di Euro 2000 dan 2012, serta mencapai semifinal di Euro 1988. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi