Jumat, 12 Juni 2026, pukul : 02:45 WIB
Surabaya
--°C

Menteri Perhubungan: Teknologi Transportasi Dorong Pembangunan Berkelanjutan

JAKARTA-KEMPALAN: Transportasi adalah sebuah alat untuk menunjang manusia melakukan mobilisasi. Hal ini juga termasuk transportasi umum dan transportasi mandiri, yang mana mempermudah manusia untuk berpindah ke suatu tempat.

Di era yang serba modern ini, teknologi menjadi sebuah komponen vital dalam kehidupan sosial. Teknologi dikembangkan oleh manusia sebagai sebuah unsur fungsional yang akan mempermudah kinerja manusia. Dan teknologi akhirnya masuk ke sela-sela sendi kehidupan sebagai sebuah kebutuhan yang krusial.

Tidak hanya terpaku pada sektor digital saja, teknologi juga dikembangkan ke dalam sektor transportasi beberapa negara di dunia. Teknologi dimanfaatkan di sektor ini, mulai dari penyematan di dimensi otomotifnya, hingga sektor-sektor lain yang inheren dengan transportasi.

Menyikapi kondisi ini, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan mengafirmasi bahwa teknologi merupakan hal yang penting. Dimana ia mengatakan, penggunaan teknologi pada sektor teknologi akan selaras pada optimalisasi pembangunan yang berkelanjutan.

Ucapan tersebut ia lontarkan saat mengisi materi pada webinar nasional yang diadakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) yang bertemakan “Penggunaan Teknologi Transportasi untuk Menunjang Pembangunan Berkelanjutan pada Masa Pandemi yang Cepat, Optimal, dan Efektif, pada Sabtu (5/6).

“Dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, pembangunan infrastruktur transportasi memegang prinsip berkelanjutan, yang salah satunya dilakukan melalui penggunaan teknologi,” ucap Budi Karya Sumadi.

Teknologi yang disematkan pada sektor transportasi digunakan dalam konteks memudahkan masyarakat untuk melakukan mobilitas. Yang tentu akan menunjang dalam hal beraktivitas, pemerataan distribusi dan jasa, serta eskalasi produktivitas rakyat di pasar regional maupun internasional.

Perlu diketahui, Kementerian Perhubungan berpegang teguh pada Sustainable Development Goal (SDG) 2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2020-2024 dalam membangun transportasi. Skema ini harapannya akan diejawantahkan dalam bentuk green city, smart city, dan sustainable city.

“Penerapan teknologi dalam transportasi akan meningkatkan keselamatan, mobilitas, mengurangi biaya dan mengurangi kerusakan lingkungan, yang dapat mendukung terwujudnya transportasi berkelanjutan tersebut,” terangnya.

Implementasi teknologi pada dimensi transportasi harus dilakukan secara maksimal. Contoh dari implementasi ini, seperti kendaraan otomatis, internet of things, machine learning, dan big data. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.