Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 07:05 WIB
Surabaya
--°C

Cucak Ijo Jadi Maskot Porprov IX Jatim 2025 Kabupaten Malang

MALANG- KEMPALAN : Kabupaten Malang resmi meluncurkan maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025 yang diberi nama Cak Jo, akronim dari Cucak Ijo. 

Peluncuran dilakukan dalam acara launching di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (7/2) malam WIB. 

Cak Jo, yang terinspirasi dari burung Cucak Ijo, merupakan maskot fauna Kabupaten Malang yang telah ditetapkan sejak tahun 1997.  

Cucak Ijo, dengan nama latin Chloropsis sonnerati, adalah salah satu burung dilindungi yang menjadi simbol fauna Kabupaten Malang. 

Penetapannya sebagai maskot dilakukan melalui Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah tanggal 26 April 1997, bersama dengan Apel Manalagi sebagai maskot flora.  

Terinspirasi itu semua, Cucak Ijo akhirnya juga dijadikan maskot Porprov untuk Kabupaten Malang.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, KONI Jatim, Dispora seluruh Jawa Timur, serta perwakilan tuan rumah dari Kota Malang dan Kota Batu. 

Sebagai tuan rumah bersama Kota Malang, dan Kota Batu, Kabupaten Malang siap menyukseskan gelaran multievent terbesar tingkat provinsi ini.  

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menyampaikan harapannya agar kehadiran maskot Cak Jo dapat memotivasi para atlet untuk berjuang meraih prestasi terbaik. 

“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen untuk menyukseskan Porprov IX 2025 dan memastikan semua persiapan berjalan lancar,” ujarnya.  

Penyelenggaraan Porprov Jatim IX 2025 diperkirakan akan menyedot sekitar 14 ribu orang ke Malang, termasuk atlet, keluarga, dan pendukung. Untuk itu, Kabupaten Malang telah mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti penginapan, homestay, makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya.  

Kepala Dispora Kabupaten Malang, M. Hidayat, menegaskan bahwa selain sukses sebagai tuan rumah, Kabupaten Malang juga menargetkan prestasi di berbagai cabang olahraga. 

“Cak Jo tidak hanya menjadi simbol tuan rumah, tetapi juga diharapkan dapat memotivasi atlet Kabupaten Malang untuk berprestasi,” ungkapnya.  

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, mengapresiasi kesiapan Kabupaten Malang sebagai tuan rumah.

 Ia menyatakan bahwa peluncuran maskot Cak Jo tidak hanya memeriahkan ajang Porprov, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.  

“Dengan diperkenalkannya Cak Jo, saya berharap Kota Batu juga segera memperkenalkan maskot mereka. Sebelumnya, Kota Malang telah meluncurkan Sima (Singa Malang) sebagai maskot Porprov IX. Semangat Porprov Jatim IX 2025 di Malang Raya ini harus dirasakan bersama,” tegas Nabil.  

Peluncuran maskot Cak Jo menjadi langkah awal dalam menyukseskan Porprov Jatim IX 2025, dengan semangat sportivitas dan kebersamaan yang diusung oleh maskot tersebut.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Jalan Tasawuf KH. Syaiful Ulum Nawawi (3)

KEMPALAN: Ada kalanya kita melihat seseorang berusaha membangun kembali kebahagiaan yang sempat pudar, betapa inginnya merajut kembali mimpi-mimpi lama yang pernah tertinggal di sudut waktu.

Rumah yang sunyi dan sepi alangkah “betapanya” bila berubah menjadi ruang penuh tawa dan kehangatan. Seperti kepingan puzzle yang tercecer lalu tersusun rapi membentuk gambaran utuh tentang hidup yang dirindukan. Setiap pertemuan, setiap kebersamaan seolah menjadi jawaban atas kehampaan yang pernah mengisi.

Pagi yang terasa hambar lantas disambut dengan sarapan bersama ditemani percakapan ringan yang menghangatkan hati. Ada cerita-cerita sederhana yang terucap, ada tawa yang mengalir tanpa beban, ada kebersamaan yang tak ternilai harganya. Siang hari dihabiskan dengan menjalani hidup apa adanya tanpa perlu kemewahan karena cinta telah menjadikan segalanya terasa cukup.

Ketika malam tiba menjadi ruang bagi impian dan harapan. Mungkin hanya menonton film di televisi atau berbincang tentang masa depan tetapi kehadiran satu sama lain membuat semuanya bermakna.

Tak lagi ada kesepian yang mengikis, tak ada lagi bayang-bayang luka yang menghantui. Cinta yang tulus telah menjelma menjadi cahaya menerangi lorong-lorong hati yang dulu gelap dan dingin.

Siapapun yang pernah merasa tersesat dalam kerasnya hidup, menemukan cinta yang sejati adalah seperti menemukan jalan pulang. Sebuah keluarga yang tumbuh dengan kasih sayang dan saling mendukung adalah bukti bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada gemerlapnya dunia tetapi dalam dekapan orang-orang yang mencintai tanpa syarat.

Hidup yang penuh makna bukanlah tentang keberhasilan yang tercatat di atas kertas namun tentang kehangatan yang terasa di dalam dada.

Kadang ada kesadaran bahwa kesuksesan materi tak akan pernah cukup jika hati senantiasa kosong. Cinta memberikan makna baru dalam hidup membuat segalanya lebih indah lebih berarti.

Mungkin takdir pernah membawa pada jalan yang berliku akan tetapi di ujung perjalanan disadarkan bahwa kebahagiaan selalu memiliki caranya sendiri untuk kembali.

Kadang hidup memberi kesempatan kedua bukan sebagai kebetulan tetapi sebagai anugerah bagi yang percaya bahwa cinta tak pernah benar-benar pergi.

Tulisan ini mengingatkan bahwa dalam ketidakpastian hidup ada satu hal yang tetap berarti yaitu hubungan yang tulus.

Tentu ada saat di mana bisa merasakan sakit dan kehilangan tetapi pada akhirnya selalu ada kesempatan untuk memulai kembali. Bukan untuk mengulang masa lalu tetapi untuk menciptakan kebahagiaan yang baru.

Sebab, sebesar apa pun kesuksesan yang kita raih jika kita tak memiliki seseorang untuk berbagi kebahagiaan maka sejatinya kita tak memiliki apa-apa.

Kebahagiaan sejati lahir dari cinta yang tulus, dari keluarga yang saling menguatkan, dari kebersamaan yang tak bisa digantikan oleh apa pun.

Tak ada kata terlambat untuk mencari kebahagiaan meski waktu sempat memenggal. Hidup selalu memberi kita ruang untuk kembali merengkuh cinta.

Pada akhirnya cinta adalah satu-satunya rumah yang tak akan pernah menutup pintu bagi yang ingin kembali.

Rokimdakas
9 Februari 2025

HPN 2025, Pesan Khofifah Bagi Insan Pers: Bagikan Pesan Edukatif- Produktif Tentang Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat

SURABAYA– Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa mengajak pentingnya peran pers dalam mensosialisasikan peran pemerintah dan semua elemen masyarakat tentang ketahanan pangan sampai terwujudnya kedaulatan pangan.

“Tugas pers menginformasikan dan mengedukasikan program ketahanan pangan,” kata Khofifah dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) bertema, “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”.

Menurut Khofifah, mungkin masih ada sebagian masyarakat belum mengetahui dan memahami tentang ketahanan pangan. Maka, peran strategis pers dalam mendukung ketahanan pangan sebagai aspek fundamental bagi kemandirian dan kesejahteraan nasional.

“Jembatan komunikasi menghubungkan petani, pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi terbaik bagi keberlanjutan pangan nasional,” tuturnya.

Ke depan, Khofifah berharap dengan peran yang semakin strategis, pers semakin mampu menghadapi tantangan zaman dan terus berkontribusi dalam membangun bangsa.

“Semoga insan pers semakin kuat dalam peran mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan sampai terwujudnya kedaulatan pangan nasional. Selamat hari pers nasional,” tutupnya.

Waktu, Derita, dan Bahagia

Hidup adalah kisah yang ditulis oleh waktu, dihiasi oleh derita dan disempurnakan oleh bahagia.

Ada kalanya kita melihat seseorang berusaha membangun kembali kebahagiaan yang sempat pudar, betapa inginnya merajut kembali mimpi-mimpi lama yang pernah tertinggal di sudut waktu.

Sebuah rumah yang dahulu hanya sunyi dan sepi begitu betapanya bila berubah menjadi ruang yang penuh tawa dan kehangatan. Seperti kepingan puzzle yang selama ini tercecer lalu tersusun rapi membentuk gambaran utuh tentang hidup yang selama ini dirindukan. Setiap pertemuan, setiap kebersamaan seolah menjadi jawaban atas kehampaan yang pernah mengisi hari-hari sebelumnya.

Pagi yang dulu terasa hambar lantas disambut dengan sarapan bersama ditemani percakapan ringan yang menghangatkan hati. Ada cerita-cerita sederhana yang terucap, ada tawa yang mengalir tanpa beban, ada kebersamaan yang tak ternilai harganya. Siang hari dihabiskan dengan menjalani hidup apa adanya tanpa perlu kemewahan karena cinta telah menjadikan segalanya terasa cukup.

Ketika malam tiba menjadi ruang bagi impian dan harapan. Mungkin hanya menonton film di televisi atau berbincang tentang masa depan tetapi kehadiran satu sama lain membuat semuanya bermakna.

Tak lagi ada kesepian yang menggerogoti, tak ada lagi bayang-bayang luka yang menghantui. Cinta yang tulus telah menjelma menjadi cahaya menerangi lorong-lorong hati yang dulu gelap dan dingin.

Bagi mereka yang pernah merasa tersesat dalam kerasnya hidup, menemukan cinta yang sejati adalah seperti menemukan jalan pulang. Sebuah keluarga yang tumbuh dengan kasih sayang dan saling mendukung adalah bukti bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada gemerlapnya dunia tetapi dalam dekapan orang-orang yang mencintai tanpa syarat.

Hidup yang penuh makna bukanlah tentang keberhasilan yang tercatat di atas kertas namun tentang kehangatan yang terasa di dalam dada.

Timbul kesadaran bahwa kesuksesan materi tak akan pernah cukup jika hati senantiasa kosong. Cinta memberikan makna baru dalam hidup membuat segalanya lebih indah lebih berarti.

Mungkin takdir pernah membawa kita pada jalan yang berliku akan tetapi di ujung perjalanan kita disadarkan bahwa kebahagiaan selalu memiliki caranya sendiri untuk kembali.

Kadang hidup memberi kesempatan kedua bukan sebagai kebetulan tetapi sebagai anugerah bagi mereka yang percaya bahwa cinta tak pernah benar-benar pergi.

Tulisan ini mengingatkan bahwa dalam ketidakpastian hidup ada satu hal yang tetap berarti yaitu hubungan yang tulus.

Akan ada saat di mana kita merasakan sakit dan kehilangan tetapi pada akhirnya selalu ada kesempatan untuk memulai kembali. Bukan untuk mengulang masa lalu tetapi untuk menciptakan kebahagiaan yang baru.

Sebab, sebesar apa pun kesuksesan yang kita raih jika kita tak memiliki seseorang untuk berbagi kebahagiaan maka sejatinya kita tak memiliki apa-apa.

Kebahagiaan sejati lahir dari cinta yang tulus, dari keluarga yang saling menguatkan, dari kebersamaan yang tak bisa digantikan oleh apa pun.

Tak ada kata terlambat untuk mencari kebahagiaan meski waktu sempat menghalangi. Hidup selalu memberi kita ruang untuk kembali merengkuh cinta.

Pada akhirnya cinta adalah satu-satunya rumah yang tak akan pernah menutup pintunya bagi yang ingin kembali.

Rokimdakas
9 Februari 2025

SWK Manukan Lor Disulap Jadi Tempat Resepsi Pernikahan

Camat Tandes Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara.

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya memiliki cara unik untuk meramaikan dagangan pelaku UMKM di Sentra Wisata Kuliner (SWK). Kali ini, Pemkot Surabaya menyulap SWK Manukan Lor di Kecamatan Tandes, sebagai tempat resepsi pernikahan untuk warga.

Camat Tandes Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan, inovasi ini bertujuan untuk mengenalkan SWK Manukan Lor lebih dekat kepada masyarakat. Selain itu, juga sekaligus untuk mengenalkan aneka kuliner yang dijajakan oleh para pelaku UMKM di SWK Manukan Lor. 

“Alhamdulillah pada hari ini ada warga yang sangat antusias memanfaatkan SWK ini sebagai tempat resepsi. Karena di sini sangat memungkinkan dan layak sekali untuk digunakan sebagai tempat resepsi pernikahan, karena para pengguna (tempat) tidak usah bingung lagi soal makanan. Cukup menghubungi masing-masing pemilik stand di sini (SWK),” kata Febriadhitya, Sabtu, (8/2). 

Camat Tandes yang akrab disapa Febri itu mengungkapkan, selain memiliki aneka menu ala katering pesta pernikahan, SWK Manukan Lor juga memiliki fasilitas lengkap. Di antaranya kmeja, kursi hingga sound system. 

Selain itu, Febri menyampaikan, lokasi SWK Manukan Lor juga tergolong strategis dengan lingkungan masyarakat sekitar. “Tadi saya sempat ngobrol dengan beberapa tamu. Mereka menyebut kalau tempat ini (SWK Manukan Lor) sangat memudahkan. Misalnya ketika ada warga yang diundang ke sebuah pesta pernikahan, itu tidak perlu jauh-jauh,” ungkap Febri. 

Febri menjelaskan, ide ini berawal pada saat ada warga yang ingin memanfaatkan SWK Manukan Lor sebagai tempat resepsi pernikahan. Ide tersebut kemudian disambut baik oleh para pedagang di SWK tersebut.

“Setelah kita menjadikan SWK sebagai tempat resepsi pernikahan hari ini, ternyata sukses dan berhasil. Kami berharap, terutama warga di wilayah Kecamatan Tandes, kalau ada yang membutuhkan tempat untuk resepsi pernikahan dengan fasilitas yang komplit, itu bisa menggunakan SWK Manukan Lor,” jelasnya. 

Menurut Febri, hal ini sejalan dengan harapan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Yaitu memanfaatkan aset milik pemkot untuk kepentingan masyarakat. Juga sekaligus mendongkrak perekonomian warga di wilayah Kecamatan Tandes. 

“Harapan ke depan, ini bisa ditiru, terutama bagi warga Surabaya yang akan menggelar hajat, maka bisa menggunakan SWK Manukan Lor. Dijamin nggak kalah sama dengan tempat-tempat lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, warga Manukan Lor, Kecamatan Tandes, Eni Ariwati mengatakan, alasan ia menggunakan SWK tersebut sebagai tempat resepsi pernikahan anaknya adalah ingin mendekatkan tamu undangan yang akan hadir. Sebab, tamu yang diundang ke pesta pernikahan anaknya mayoritas adalah warga sekitar Manukan Lor. 

Dia ingin SWK Manukan Lor bisa menjadi ikon atau pusat kulineran di wilayah Manukan Lor, Kecamatan Tandes. “Yang saya inginkan  kehadiran warga, sehingga warga tidak terlalu jauh untuk bisa menghadiri dan memberikan doa restu. Saya juga ingin membantu (melariskan) UMKM di SWK Manukan Lor ini,” kata Eni.

Di kesempatan ini, Eni memesan 3.000 porsi aneka makanan dan minuman dari pelaku UMKM SWK Manukan Lor. Menu yang disajikan juga beragam, ada siomay, bakso, rujak uleg, tahu campur, dan masih banyak lainnya. 

“Untuk dari segi menu makanan saya sudah yakin pasti enak, karena UMKM di wilayah Manukan Lor ini juga sudah pernah beberapakali meraih juara di berbagai ajang memasak. Dari segi rasa luar biasa dan tidak kalah dengan masakan yang dijajakan di luar SWK,” ujarnya. 

Eni berharap, warga Manukan Lor bisa menfaatkan SWK tersebut sebagai tempat pesta pernikahan, atau kegiatan lain ke depannya. Dengan begitu, secara tidak langsung menunjang program Pemkot Surabaya dalam meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM. 

“Sehingga harapan kami SWK ini bisa lebih ramai lagi dan meningkatkan perekonomian warga di sini. Selain itu, saya juga berharap stand-stand di sini semakin bertambah dan ramai ke depannya,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Wali Kota Eri: Kami Sudah Terapkan Efisiensi Anggaran Sejak 2024

Walu Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA-KEMPALAN: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemangkasan anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun pada 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. 

Inpres yang ditandatangani di Jakarta pada Rabu, 22 Januari 2025 tersebut, mengamanatkan para menteri, kepala lembaga pemerintah non-kementerian, gubernur, hingga bupati/wali kota untuk menerapkan langkah-langkah efisiensi anggaran di berbagai sektor.

Menindaklanjuti kebijakan ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah lebih dulu melakukan efisiensi sejak tahun 2024. Salah satu langkah yang diambil adalah memangkas anggaran untuk Alat Tulis Kantor (ATK) serta menghapus kegiatan yang dianggap tidak esensial. 

“Tahun 2024, saya mengambil kebijakan memotong ATK dan menghapus kegiatan yang tidak penting. Banyak yang bertanya-tanya, wali kota Surabaya ini model apa? Tapi hari ini, ternyata kebijakan yang sama juga diterapkan di kementerian, ATK hanya disisakan 10 persen dan anggaran yang tidak berdampak langsung pada masyarakat dipotong,” kata Wali Kota Eri, Sabtu (8/2).

Eri menyatakan bahwa Pemkot Surabaya di tahun 2025 telah meningkatkan efisiensi anggaran dengan memangkas ATK dari 20 persen menjadi 30 persen. Bahkan, penggunaan teknologi digital di lingkup pemkot juga dioptimalkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap ATK konvensional.

“Kalau ATK bisa menggunakan gadget kenapa harus pakai ATK, sehingga (anggaran) untuk ATK itu kami potong,” imbuhnya.
Selain itu,  Eri juga menegaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menghapus anggaran untuk kunjungan kerja, terutama perjalanan dinas ke luar negeri. Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan langkah efisiensi yang juga diterapkan oleh pemerintah pusat, termasuk pengurangan kegiatan seremonial yang dianggap tidak memiliki manfaat signifikan.

“Saya bersyukur dengan kebijakan ini. Saat saya menerapkan efisiensi tahun 2024, banyak yang mengkritik. Tapi sekarang, kebijakan serupa diambil oleh Presiden, yang membuktikan bahwa langkah yang kami ambil tidak salah. Semua ini dilakukan demi kepentingan rakyat,” ujarnya. 

Meski demikian, Wali Kota Eri menegaskan bahwa belanja pegawai, termasuk gaji dan tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Surabaya, tidak akan terkena pemangkasan.

“Gaji dan tunjangan sudah diatur dalam peraturan pemerintah, jadi tidak akan berkurang. Namun, tunjangan berbasis kinerja bisa menurun jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun. Jika PAD turun, maka dinas penghasil PAD juga seharusnya mengalami penyesuaian dalam Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” jelas dia.

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan bahwa anggaran Rp1 triliun yang rencananya dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui APBD, akan kembali didiskusikan dengan DPRD Surabaya. Sebagian anggaran tersebut direncanakan untuk pembangunan sekolah serta perbaikan kampung-kampung di Surabaya.

“Kami ingin memastikan bahwa anggaran yang ada benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Sehingga kami harapkan pembangunan di Surabaya bisa lebih cepat dari hari ini,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Awas! Modus Penipuan Mengatasnamakan Program Pemkot Surabaya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA-KEMPALAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Peringatan ini disampaikan setelah belasan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Surabaya Barat menjadi korban penipuan oleh seorang pria yang mengaku sebagai pegawai pemkot.

Menanggapi kasus ini, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa terduga pelaku tidak lagi memiliki keterkaitan dengan Pemkot Surabaya. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan program pemkot tanpa verifikasi yang jelas.

“Saya berharap kepada warga Surabaya, kalau ada yang mengaku membawa program UMKM atau program dari Dinas Kependudukan terkait identitas kependudukan digital  (IKD), pastikan itu benar-benar dari petugas resmi. Kalau bukan dari camat, lurah, atau kepala dinasnya, jangan percaya,” kata Wali Kota Eri, Sabtu (8/2).

Eri mengungkapkan bahwa terduga pelaku penipuan berinisial BAR sebelumnya telah diberhentikan karena permasalahan terkait Alat Tulis Kantor (ATK) di Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim). Terduga pelaku ini sebelumnya telah dipecat sejak Juli 2024.

“Arek iku (terduga pelaku) sudah dikeluarkan karena bermasalah terkait ATK di Bagian Umum (Prokopim) ya berkurang. Karena itu (dia) dikeluarkan sanksinya,” tegas dia.

Karena itu, Eri meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memastikan kebenaran informasi dengan menghubungi pihak kelurahan atau kecamatan sebelum mempercayai tawaran program.

“Saya bolak-balik mengingatkan, jangan gampang percaya. Kalau ada informasi seperti ini, cek dulu ke camat atau lurahnya apakah benar ada program tersebut,” tuturnya.

Eri menambahkan pihaknya akan melakukan evaluasi serta memperketat pengawasan terhadap penggunaan fasilitas pemerintah untuk sosialisasi program. Langkah ini diharapkan agar tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Ke depan, kami akan memperketat pengawasan. Jika ada kegiatan di kantor kelurahan, harus dipastikan terlebih dahulu apakah itu benar program dari pemkot atau bukan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya Dewi Soeriyawati menyampaikan bahwa pemkot tidak pernah memberikan bantuan dana tunai kepada pelaku UMKM. 

“Kami sudah mengingatkan kelurahan, kecamatan, dan komunitas UMKM agar lebih berhati-hati. Pemkot tidak pernah memberikan pinjaman dalam bentuk uang tunai untuk modal usaha,” kata Dewi.

Dewi juga mengungkapkan bahwa pelaku penipuan berinisial BAR, sebelumnya memang pernah bekerja sebagai pegawai outsourcing di Pemkot Surabaya sebelum akhirnya diberhentikan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti posisi yang pernah ditempati oleh pelaku.

“Setelah kami cek ke bagian kepegawaian, memang benar dia pernah menjadi outsourcing pemkot. Yang jelas, ia sudah tidak bekerja di pemkot sejak Juli 2024, sementara kasus penipuannya terjadi pada Oktober 2024,” tandasnya. (Dwi Arifin)

Pj. Gubernur Adhy Beberkan Strategi Tarik PAD dari JGU dan Jamkrida Usai Jadi Perseroda

Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyomo.

SURABAYA-KEMPALAN: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Jatim Grha Utama (JGU) dan Perusahaan Perseroan Daerah Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Timur di Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Sabtu (8/2).

Dalam kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa PT JGU (Perseroda) akan menggunakan beberapa strategi untuk mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sepadan dengan investasi. Di mana, penyertaan modal Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada PT JGU sampai saat ini sebesar Rp 785,6 miliar.

“Salah satu strateginya adalah Settlement Asset, yakni pengembalian modal dan bagi hasil dalam bentuk aset persediaan yang kemudian dikembangkan dan dijual kepada konsumen pada proyek properti. Seperti yang telah dilakukan pada Perumahan Graha Puncak Anomsari,” kata Adhy.

Upaya lain dilakukan melalui pengembangan kerja sama usaha properti, aset, dan land banking guna menciptakan potensi monetisasi aset yang lebih optimal. Selain itu, ada pula pengembangan kerja sama usaha komoditas pangan untuk memperkuat rantai pasok dan meningkatkan stabilitas usaha di sektor perdagangan pangan.

“Kami juga ingin menyampaikan beberapa aset-aset milik Pemprov Jatim yang saat ini dalam pengelolaan PT JGU merupakan penyertaan modal daerah atau inbreng. Salah satunya adalah Lahan Rusunawa di Siwalankerto, Surabaya seluas 2,2 hektar yang telah bersertifikat atas nama Pemprov Jatim,” jelas dia.

Di atas lahan ini, Pj. Gubernur Adhy menerangkan, telah berdiri Apartemen Sederhana Sewa yang terdiri dari 5 tower dengan tinggi masing-masing 5 lantai. Terdapat perbedaan luas lahan dalam Perda Nomor 13 Tahun 2008 luas lahan tercatat 22.000 m², dalam sertifikat tercatat 21.497 m², terdapat selisih 503 m².

“Sedangkan untuk bagaimana perusahaan akan mengelola potensi dampak terhadap masyarakat dan lingkungan, bentuk tanggung jawab sosial yang akan dilakukan antara lain adalah PT Pratama Jatim Lestari yang merupakan anak perusahaan PT JGU telah dan akan melaksanakan program CSR berupa penyaluran bantuan uang tunai dari hasil penjualan daur ulang pengolahan sampah B3 berupa batako kepada masyarakat,” ungkap Adhy.

Tak hanya itu, optimalisasi peran perusahaan terhadap masyarakat dilakukan dengan pembangunan rumah sangat sederhana untuk masyarakat berpenghasilan rendah kurang lebih sebanyak 1.000 unit.

Rumah-rumah ini akan tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur dan bekerjasama dengan petani nelayan (Gapoktan), BUMN dan BUMD Provinsi lain, serta BUMD kabupaten/kota.

Sementara itu, terkait Perusahaan Perseroan Daerah Penjaminan Kredit Daerah Jawa Timur, Pj. Gubernur Adhy memastikan bahwa pengelolaannya berada di bawah pengawasan yang ketat.

“Kami memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil selalu berpihak pada kepentingan masyarakat, serta setiap pengelolaan anggaran yang dikelola oleh BUMD, untuk dilakukan dengan prinsip transparan, akuntabel dan dengan pengawasan yang efektif,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengharapkan juga adanya keseriusan terhadap UMKM sebagai market potensial sekaligus lahan pelayanan, sehingga tidak saja mendapatkan laba yang lebih besar, namun juga dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Mengingat, UMKM tahun 2024 di Jatim telah mencapai 9,78 juta.

“Adapun strategi yang akan dibangun untuk peningkatan PAD dalam lima tahun ke depan adalah melalui optimalisasi penggunaan teknologi berbasis digital, sinergi BUMD, dan pengembangan marketplace sebagai potensi pasar penjaminan untuk koperasi dan UMKM, sehingga dapat menjangkau seluruh koperasi dan UMKM di Jawa Timur,” kata Adhy.

Ia pun turut menjelaskan bahwa sebagai perusahaan yang berorientasi profit, PT JGU juga ikut berkontribusi terhadap pengembangan dan pemberdayaan. Sehingga sudah sesuai dengan fungsinya untuk menaikan PAD, menciptakan lapangan kerja dan memproduksi barang atau jasa yang dapat mendorong terciptanya kesejahteraaan bagi masyarakat Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, DPRD Jawa Timur resmi mengumumkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih. Sebelumnya, keduanya unggul pada Pilkada Serentak 2024 tanggal 27 November 2024 dengan perolehan suara 58,81 persen.

Pengumuman tersebut diikuti oleh penandatanganan Berita Acara Pengumuman Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Hasil Pilkada Serentak 2024. Berita acara tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jatim Hidayat, Wakil Ketua III Blegur Prijanggono, serta Wakil Ketua IV Sri Wahyuni. (Dwi Arifin)

Tok! DPRD Jatim Umumkan Akan Mengirimkan Surat Usulan Pengesahan Pengangkatan Khofifah-Emil Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih ke Presiden Melalui Menteri Dalam Negeri

Surabaya– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jatim, Drs Musyafak Rouf, serta dihadiri oleh Pj Gubernur Jatim beserta jajaran organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, para penyelenggara pemilu dan pimpinan partai politik Jawa Timur

Dalam rapat tersebut, DPRD Jatim secara resmi mengumumkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rekapitulasi suara yang telah ditetapkan oleh KPU serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua DPRD Jatim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tahapan Pilkada yang telah berjalan dengan lancar dan demokratis.

Selanjutnya, Musuafak Rouf juga turut menyampaikan selamat dan harapannya kepada pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

“Kami mengucapkan selamat kepada pasangan calon terpilih, ibu Khofifah dan Pak Emil. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik demi kemajuan Jawa Timur kedepan,” ujarnya.

Selanjutnya, hasil rapat paripurna ini akan disampaikan surat kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri sebagai bahan usulan untuk pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih hasil Pilkada serentak tahun 2024.

Surat usulan pelantikan yang dihasilkan dalam sidang tersebut langsung ditandatangani oleh Ketua dan Wakil ketua DPRD Jatim.

Sebagai informasi, pelantikan direncanakan akan dilaksanakan pada 20 Februari di Istana Negara Jakarta, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.