Senin, 1 Juni 2026, pukul : 22:42 WIB
Surabaya
--°C

Museum Dr. Soetomo Surabaya Hadirkan Cross Musea Pertiwi

Pengunjung Museum Dr. Soetomo Surabaya.

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya melalui UPTD Museum Surabaya menghadirkan Cross Musea Pertiwi yang berlangsung pada 2–14 Juni 2026 di Museum Dr. Soetomo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 dan menjadi wadah kolaborasi antarmuseum dalam menghadirkan pengalaman belajar sejarah dan budaya yang lebih interaktif, edukatif, serta menarik bagi masyarakat.

Mengusung tema “Pertiwi”, pameran ini mengangkat perjalanan kehidupan manusia dari kelahiran hingga akhir kehidupan melalui beragam koleksi dan narasi budaya yang disajikan secara imersif.
Pengunjung tidak hanya diajak melihat koleksi museum, tetapi juga merasakan pengalaman yang lebih dekat melalui teknologi dan instalasi interaktif.

Tiga museum turut berpartisipasi dalam pameran tersebut, yakni Museum Etnografi Universitas Airlangga, Museum Mpu Tantular Sidoarjo, dan Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Berbagai koleksi dari ketiga museum akan dipadukan untuk membangun narasi tentang kehidupan, tradisi, serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

BACA JUGA  WHO Soroti Pentingnya Deteksi Dini di Tengah Kajian Vaksin Ebola

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya Saidatul Ma’munah mengatakan, konsep imersif sengaja dihadirkan agar museum semakin relevan dan menarik bagi generasi muda.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Jadi tidak hanya melihat koleksi, tetapi juga terlibat secara langsung dalam perjalanan cerita yang kami bangun melalui tema Pertiwi. Harapannya, pesan yang ingin disampaikan bisa lebih mengena dan mudah dipahami masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda,” kata Saida, Senin (1/6).

Selain pameran imersif, Cross Musea Pertiwi juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti Diskusi Publik bertajuk “Aku dan Pertiwi”, pertunjukan live music, serta kuis berhadiah yang dapat diikuti pengunjung selama pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA  Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Wonoayu Kontrol Tanaman Jagung di Desa Mulyodadi

Berbagai area interaktif juga disiapkan di dalam museum, mulai dari spot foto tematik hingga aktivitas digital yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan materi pameran. Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya revitalisasi museum agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan fungsi edukatifnya.

“Museum harus terus bertransformasi agar tetap diminati masyarakat. Karena itu kami menghadirkan konsep yang lebih interaktif dan menyenangkan, sehingga pengunjung bisa memperoleh pengalaman sekaligus pemahaman yang lebih mendalam tentang makna kehidupan dan budaya,” katanya.

Cross Musea Pertiwi dapat dikunjungi mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Tiket masuk tersedia melalui sistem pemesanan daring dengan pembayaran non-tunai menggunakan QRIS.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menelusuri makna kehidupan dan kebudayaan Nusantara melalui perspektif koleksi museum yang dikemas secara modern dan menarik,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.