SURABAYA-KEMPALAN: Di tengah semakin kompleksnya tantangan kesehatan global, ketahanan pangan, dan perkembangan ilmu kedokteran hewan, peran alumni perguruan tinggi tidak lagi berhenti sebagai penjaga hubungan emosional dengan almamater. Alumni kini dituntut menjadi bagian dari solusi, menghadirkan gagasan, jejaring, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semangat itulah yang terasa dalam acara Pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Periode 2026–2031 yang berlangsung di Hotel Wyndham Surabaya, Jumat (22/5/2026). Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri jajaran pengurus IKA UNAIR tingkat pusat, akademisi, alumni lintas angkatan, serta berbagai tokoh yang memiliki perhatian terhadap perkembangan dunia veteriner dan pendidikan tinggi.
Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi penegasan bahwa alumni FKH UNAIR siap mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa melalui kontribusi keilmuan, profesionalisme, dan pengabdian sosial.
Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, kebutuhan akan kolaborasi lintas disiplin semakin mendesak. Berbagai persoalan seperti penyakit zoonosis, keamanan pangan, perubahan iklim, hingga kesehatan lingkungan menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk komunitas dokter hewan dan para alumni yang telah tersebar di berbagai sektor strategis.
Karena itu, pengukuhan kepengurusan baru IKA UNAIR Komisariat FKH dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat jejaring alumni sekaligus membangun sinergi yang lebih produktif antara dunia akademik, profesi, industri, pemerintah, dan masyarakat.
Dari Silaturahmi Menuju Kolaborasi Strategis
Selama ini organisasi alumni kerap diasosiasikan dengan kegiatan reuni dan temu kangen antarangkatan. Namun dalam perkembangannya, organisasi alumni modern dituntut menjadi wadah kolaborasi yang mampu menghasilkan manfaat nyata.
Pengurus yang baru dikukuhkan menyatakan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, profesional, dan inklusif. Alumni diharapkan tidak hanya terhubung melalui ikatan emosional sebagai sesama lulusan, tetapi juga melalui berbagai program yang dapat memperkuat kapasitas kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan berbagai agenda strategis yang sedang dikembangkan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Dalam beberapa tahun terakhir, FKH UNAIR terus mendorong penguatan kolaborasi akademik dan profesional melalui berbagai kegiatan ilmiah, seminar nasional maupun internasional, serta pengembangan konsep One Health yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan dalam satu kesatuan yang saling berkaitan.
Konsep ini semakin relevan setelah dunia menghadapi berbagai wabah penyakit yang menunjukkan eratnya hubungan antara kesehatan manusia dan hewan. Dalam konteks tersebut, profesi dokter hewan memperoleh posisi yang semakin strategis dalam mendukung sistem kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.
Menjaga Warisan, Menyongsong Masa Depan
Pengukuhan pengurus IKA UNAIR Komisariat FKH juga berlangsung dalam suasana yang sarat makna historis. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga merupakan salah satu institusi pendidikan veteriner tertua dan terkemuka di Indonesia yang telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang.
Mereka tersebar sebagai akademisi, peneliti, birokrat, praktisi kesehatan hewan, pengusaha, konsultan, hingga pemimpin lembaga nasional dan internasional. Jejak kontribusi tersebut menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi pengembangan fakultas maupun pembangunan bangsa.
Karena itu, keberadaan organisasi alumni memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menjaga hubungan antarlulusan. Organisasi alumni menjadi ruang untuk mengonsolidasikan pengalaman, pengetahuan, dan jejaring yang dimiliki para alumninya agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi generasi berikutnya.
Dalam perspektif tersebut, alumni merupakan jembatan yang menghubungkan tradisi akademik kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat. Mereka membawa pengalaman lapangan kembali ke lingkungan akademik, sekaligus membawa hasil-hasil pemikiran dan penelitian kampus ke dunia profesional.
Membangun Ekosistem Pengabdian
Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan pengukuhan mencerminkan optimisme baru di kalangan alumni FKH UNAIR. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia veteriner, para alumni menyadari bahwa keberhasilan tidak dapat dicapai secara individual.
Kolaborasi menjadi kata kunci.
Melalui organisasi alumni yang kuat, berbagai potensi yang selama ini tersebar dapat dihimpun menjadi kekuatan kolektif. Mulai dari pengembangan pendidikan dan penelitian, peningkatan kompetensi profesi, dukungan terhadap mahasiswa dan lulusan baru, hingga kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan cara itulah alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah almamater, tetapi juga bagian dari masa depannya.
Pengukuhan Pengurus IKA UNAIR Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan Periode 2026–2031 pada akhirnya bukan sekadar penanda dimulainya masa bakti baru. Ia merupakan simbol lahirnya komitmen bersama untuk menjaga tradisi keilmuan, memperkuat jejaring profesional, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater, profesi kedokteran hewan, dan masyarakat Indonesia.
Sebagaimana tema yang diusung dalam semangat kepengurusan baru, para alumni bertekad untuk terus bersinergi, berkontribusi, dan mengabdi bagi kemajuan almamater. Sebuah ikhtiar yang tidak hanya memperkuat hubungan antaralumni, tetapi juga memperluas manfaat ilmu pengetahuan bagi kehidupan yang lebih luas. ∎

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi