Minggu, 14 Juni 2026, pukul : 08:50 WIB
Surabaya
--°C

Berbagi Kebaikan : Ekosistem Digital Wakaf dan Layanan Umat

KEMPALAN: Aplikasi Berbagi Kebaikan merupakan platform digital yang dikembangkan dan dikelola oleh Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) bersama Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) sebagai pusat layanan wakaf, fundraising, pemberdayaan ekonomi umat, dan transaksi kebutuhan sehari-hari berbasis digital.

IBK dan BWA merupakan bagian dari satu ekosistem dan satu holding company yang bergerak dalam pengembangan filantropi Islam, wakaf produktif, transformasi digital, dan pemberdayaan masyarakat. Kedua lembaga tersebut berada di bawah kepemimpinan M. Ichsan Salam yang menjabat sebagai Direktur Utama Indonesia Berbagi Kebaikan (IBK) sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA). Kepemimpinan yang terintegrasi ini memungkinkan lahirnya sinergi kelembagaan, penguatan tata kelola, percepatan inovasi digital, serta pengembangan program-program wakaf yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Melalui satu aplikasi, masyarakat dapat berwakaf, bersedekah, berdonasi, memantau perkembangan program, sekaligus memanfaatkan berbagai layanan PPOB (Payment Point Online Bank) seperti pembayaran listrik, PDAM, BPJS, internet, pembelian pulsa, paket data, tiket perjalanan, hingga berbagai transaksi digital lainnya. Model ini menjadikan Berbagi Kebaikan bukan hanya aplikasi penghimpunan dana, tetapi sebuah ekosistem digital yang menghubungkan aktivitas sehari-hari dengan gerakan kebaikan dan pemberdayaan umat.

Salah satu implementasi nyata pengelolaan wakaf berbasis aplikasi adalah Program Wakaf Indukan Domba, yaitu program wakaf produktif yang dikembangkan oleh BWA dan dikelola secara terintegrasi melalui sistem digital Berbagi Kebaikan yang dibangun oleh IBK.

BACA JUGA  ITS Tembus Empat Besar Nasional pada ONMIPA-PT 2026

Dalam program ini, dana wakaf masyarakat digunakan untuk pengadaan indukan domba yang ditempatkan pada lokasi peternakan produktif yang dikelola secara profesional. Indukan domba tersebut akan berkembang biak secara berkelanjutan sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang terus bertumbuh tanpa mengurangi pokok aset wakaf. Hasil pengembangan dan revenue program kemudian dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program kemaslahatan umat, khususnya pencetakan dan distribusi Mushaf Al-Qur’an Wakaf ke berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai gambaran, simulasi program menunjukkan bahwa pengelolaan sekitar 167 ekor indukan domba wakaf dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang secara berkelanjutan mampu mendukung penyediaan hingga 6.680 Mushaf Al-Qur’an Wakaf setiap tahun, sehingga wakaf tidak berhenti pada satu kali manfaat, tetapi terus berkembang menjadi sumber kebermanfaatan jangka panjang.

Seluruh proses pengelolaan Wakaf Indukan Domba didukung oleh sistem digital melalui Aplikasi Berbagi Kebaikan, antara lain:

  • Pendaftaran dan transaksi wakaf secara online;
  • Sistem payment dan pencatatan jualah secara real time;
  • Dashboard monitoring perkembangan program;
  • Pelaporan dan dokumentasi digital;
  • Integrasi data peternakan dan pengelolaan aset wakaf;
  • Pengembangan fitur CCTV online sehingga wakif dapat memantau lokasi peternakan secara langsung dan real time;
  • Integrasi penghimpunan dana, pengelolaan program, dan pelaporan manfaat dalam satu platform digital.
BACA JUGA  FIKK Unesa Gandeng Shanghai University, Akselerasi Sport Science Kelas Dunia

Saat ini pengembangan lokasi peternakan Wakaf Indukan Domba difokuskan pada beberapa wilayah strategis di Jawa Timur, yaitu Wonosalam (Jombang), Madiun, dan Rembang (Pasuruan) sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem wakaf produktif yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari roadmap transformasi digital, Berbagi Kebaikan juga mengintegrasikan lebih dari 25 layanan PPOB yang memungkinkan masyarakat memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari melalui aplikasi yang sama. Dengan demikian, setiap pengguna tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan kolaborasi kebaikan yang memperkuat penghimpunan dana sosial, wakaf produktif, dan pemberdayaan ekonomi umat.

Melalui sinergi IBK sebagai pengembang ekosistem digital dan BWA sebagai pengelola program wakaf dan kemaslahatan umat, lahirlah sebuah model pengelolaan wakaf modern yang memadukan teknologi, transparansi, produktivitas aset, dan kebermanfaatan sosial dalam satu sistem yang terintegrasi.

Berbagi Kebaikan bukan sekadar aplikasi. Ia adalah gerbang digital yang menghubungkan wakaf, transaksi, pemberdayaan, dan kebermanfaatan dalam satu ekosistem yang tumbuh dan berkelanjutan.

Satu Holding Company. Satu Ekosistem Digital. Satu Gerakan Kebaikan untuk Umat.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.