Senin, 18 Mei 2026, pukul : 01:27 WIB
Surabaya
--°C

Pelantikan DPW Perindo Jatim, Tokoh NU Kiai Said Aqil Siroj Harapkan Emban Amanah untuk Kesejahteraan Rakyat

SURABAYA-KEMPALAN: Tokoh NU Kiai Said Aqil Siroj mengharapkan Perindo dapat berkiprah lebih luas di Tanah Air. Harapan itu disampaikan Kiai Said dalam pelantikan DPW Perindo Jatim di Surabaya, Minggu 17 Mei 2026 yang juga dihadiri oleh sesepuh NU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar.

“Semoga DPW Perindo Jawa Timur di masa yang akan datang akan lebih sukses lagi. Al Quran menjelaskan jika kamu benar benar orang beriman, harus menang harus memimpin. Maka, jika melihat ini Perindo harus menang.  Tuhan memberi amanah kepada manusia untuk mengelola alam. Hanya manusia. Malaikat saja tidak. Manusia diberi kecerdasan, dengan kecerdasan itu manusia mampu berpikir secara logis, secara ilmiah dan berkualitas. Hal ini tidak dimiliki oleh manusia,” papar Kiai Said.

Dia menjelaskan, di dalam diri kita ada kekuatan ambisi dan hedon. Saya harus jadi Presiden, pemimpin.  Maka tidak mustahil jika nanti Perindo akan menjadi partai pemenang. Menang itu wajib, kalah itu dosa.

“Kita juga harus mengusahakan kita kaya, sehingga kaya itu wajib, melarat itu dosa. Kita harus mengupayakan ketika kita meninggal, kita meninggalkan sesuatu bagi anak cucu kita.  Percuma tempat ibadah megah megah, jika ada orang di sekitarnya yang tidak dapat makan. Peduli dengan fakir miskin adalah salah satu ajaran utama agama Islam. Islam menekankan pada kesalehan sosial,” tutur dia.  

Kiai Said mengungkapkan Nabi Muhammad telah berusaha membangun umat yang memiliki visi dan misi yang sama. Bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga untuk umat non Islam. Negara yang memiliki visi dan misi yang sama, di mata hukum warga negaranya berkedudukan yang sama, tanpa melihat latar belakangnya muslim atau non muslim.

“Betapa Nabi Muhammad memproteksi penduduk Madinah yang bukan Islam. Tidak boleh ada permusuhan, kecuali kepada yang melanggar hukum. Kita juga tidak boleh mencaci maki non muslim, yang Tuhannya tidak sama dengan kamu. Kalau kita baca sejarah betapa indahnya ajaran Nabi Muhammad. Apalagi terorisme sama sekali tidak dibenarkan dalam Islam,” tegas Kiai Said.  

“Kita bekerja dari hati, bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Bekerja dari hati, fokus, khusyuk, pasti berhasil,” pungkasnya. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.