Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 00:33 WIB
Surabaya
--°C

Deadline Langit: Saat ‘Memburu’ Berita Berganti Menuju Panggilan Illahi, 11 Jurnalis PWI Jatim Menjemput Undangan Sang Khaliq

SURABAYA-KEMPALAN:  Bagi seorang jurnalis, suara deadline adalah titah yang tak boleh ditawar. Namun kali ini, ketukan itu bukan datang dari meja redaksi, melainkan dari “Langit”. Sebanyak 11 insan pers yang tergabung dalam pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur bersiap menanggalkan atribut peliputan sejenak untuk memenuhi panggilan Illahi yakni menunaikan rukun Islam kelima: Ibadah Haji.

Suasana haru dan khidmat menyelimuti Gedung Graha PWI Jatim, Kamis (30/4/2026), saat acara tasyakuran pelepasan keberangkatan mereka digelar. Rombongan ini dijadwalkan masuk dalam gelombang pertama dan bertolak menuju tanah suci pada 5 Mei 2026.

Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. Baginya, keberangkatan ini adalah bukti bahwa di balik hiruk-pikuk memburu berita 24 jam tanpa henti, seorang jurnalis tetaplah hamba yang merindukan Tuhannya.

“Ini adalah perjalanan spiritual yang mulia. Sebagai wartawan, kita terbiasa siaga setiap saat memburu informasi. Kini, panggilan itu datang dari Sang Pemilik Kehidupan. Saya berpesan, tunaikan rukun Islam ini dengan khusyuk. Jaga sikap, karena di sana Anda bukan hanya membawa nama pribadi, tapi juga membawa citra positif pers Indonesia,” tegas Lutfil dalam sambutannya.

Tahun 2026 ini menjadi catatan sejarah bagi PWI Jatim karena jumlah jemaah dari kalangan wartawan meningkat signifikan. Jika pada 2024 hanya 3 orang dan 2025 hanya 2 orang, kini 11 jurnalis berangkat secara bersamaan setelah menanti antrean selama bertahun-tahun.

Lutfil juga menitipkan pesan langit kepada para jemaah. Ia meminta agar di depan Multazam nanti, mereka tak lupa menyisipkan doa untuk kemajuan pers nasional dan keselamatan rekan sejawat yang masih berjibaku di lapangan.

“Tolong doakan teman-teman yang masih dalam daftar tunggu agar segera dipanggil ke Baitullah. Doakan keamanan bangsa dan keselamatan seluruh insan pers yang sedang bertugas di berbagai pelosok daerah,” tambahnya dengan nada bergetar.

Senada dengan itu, pengurus PWI Pusat, Dimam Abror, mengingatkan agar para jemaah benar-benar melepaskan beban pekerjaan selama di Tanah Suci. “Fokuslah beribadah. Kalian telah menunggu lama untuk momen ini. Jaga kesehatan fisik karena ibadah haji adalah jihad raga sekaligus jiwa,” pesannya.

Momen pelepasan ini menjadi pengingat tajam: setinggi apa pun jabatan seorang jurnalis dan secepat apa pun mereka mengejar berita, pada akhirnya, panggilan Allah adalah “Breaking News” sesungguhnya yang paling dinanti oleh setiap mukmin.(Ambari Taufiq)


forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.