Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 05:05 WIB
Surabaya
--°C

PROLIGA 2026 Terbaru

Srikandi Phonska Plus Libas Megabintang JPE, Alessandro Lodi: Kami menang Bukan Semu Tapi Secara Haqiqi


SENTUL,BOGOR -KEMPALAN:  Makota juara babak reguler Proliga 2026 resmi di sandang srikandi-srikandi tim kota Santri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Dalam duel yang awalnya diprediksi bakal menjadi “perang saraf” yang alot, tim asuhan Alessandro Lodi justru tampil kesetanan dan menang mulus 3-0 nyaris tanpa perlawanan yang berarti dari sang juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (JPE), yang diperkuat sang megabintang, Megawati Hangestri.

Bermain di hadapan ribuan pasang mata, srikandi-srikandi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menunjukkan kelasnya sebagai kandidat terkuat juara musim ini. Serangan bertubi-tubi dari Alexandra Bitsenko cs membuat pertahanan JPE kocar-kacir sejak set pertama. Meski JPE mengandalkan “Megabintang ” Megawati, Phonska Plus berhasil mematikan setiap pergerakan lawan dan mengunci kemenangan telak.

Kemenangan ini tidak hanya memastikan status mereka sebagai juara putaran kedua, tetapi juga memperkokoh posisi mereka sebagai pemuncak klasemen akhir babak reguler.

Alessandro Lodi Bantah Isu Lawan “Main Setengah Hati”

Pasca-laga, berhembus isu miring yang menyebut Jakarta Pertamina Enduro sengaja bermain “setengah hati” atau tidak all-out demi menyimpan strategi rahasia untuk babak Final Four dan Grand Final. Namun, pelatih jenius asal Italia, Alessandro Lodi, langsung membantah keras narasi tersebut.

“Kami menang karena kami bermain lebih baik dan memiliki persiapan yang sangat matang. Jangan katakan mereka sengaja kalah hanya untuk menyimpan kekuatan. Kami memenangkan ini dengan kerja keras di lapangan,” tegas Lodi dengan nada tinggi.

Respon “Dingin” Pelatih JPE: Kalah Tapi Tak Risau?

Di sisi lain, suasana di bench Jakarta Pertamina Enduro tampak kontras. Head coach JPE asal Turki justru terlihat sangat santai menanggapi hasil minor ini. Alih-alih meledak karena kalah telak dari rival bebuyutan, ia hanya memberikan komentar datar yang memancing tanda tanya besar di kalangan penggemar.

“Kekalahan ini bukan akhir. Kami tahu apa yang kami lakukan,” ujarnya singkat tanpa sedikitpun menunjukkan guratan risau di wajahnya. Sikap dingin ini seolah memberi sinyal bahwa drama sesungguhnya baru akan dimulai di babak penentuan nanti.


Siapkah Gresik Phonska Plus mempertahankan dominasi mereka di Final Four, ataukah Jakarta Pertamina Enduro benar-benar sedang menyiapkan kejutan besar yang tak terduga?

Bagaimana menurut Anda, apakah strategi santai pelatih JPE ini merupakan bagian dari “rencana besar” untuk menjatuhkan Phonska Plus di partai puncak nanti?(Ambari Taufiq M Fasichullisan)u

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.