Aceh Tamiang — Komitmen nyata Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono (BHS) bersama Dharma Lautan Utama (DLU) Holding kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang. Pascabencana yang melumpuhkan sejumlah infrastruktur dasar, BHS menyalurkan puluhan unit genset dan perangkat Starlink guna mendukung pemulihan listrik serta konektivitas internet warga.
Bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (10/12) dan diterima langsung oleh Eddy Asarudin, Anggota DPRD Aceh Fraksi Partai Gerindra. Penyaluran ini menjadi bagian dari langkah cepat BHS Peduli bersama DLU Holding untuk memastikan layanan publik tetap berjalan di tengah kondisi darurat.
Kehadiran genset diharapkan mampu menopang kebutuhan listrik sementara di sejumlah titik strategis, seperti pos pengungsian, fasilitas kesehatan, dan pusat koordinasi bantuan. Sementara itu, perangkat Starlink difungsikan untuk membuka kembali akses internet di wilayah yang sebelumnya mengalami blank spot akibat kerusakan jaringan komunikasi.
Dalam keterangannya, BHS menegaskan bahwa listrik dan komunikasi merupakan kebutuhan paling mendesak pascabencana. Tanpa keduanya, proses evakuasi, distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga koordinasi antarinstansi akan mengalami hambatan serius.
“Bencana tidak hanya memutus akses jalan, tetapi juga memutus aliran listrik dan komunikasi. Padahal dua hal ini sangat krusial untuk keselamatan warga dan percepatan pemulihan. Karena itu, BHS Peduli bersama DLU Holding menyalurkan genset dan Starlink agar aktivitas masyarakat serta layanan publik bisa kembali berjalan,” ujar BHS dalam keterangan tertulis, Jumat (19/12).
Menurut BHS, puluhan genset disalurkan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan suplai listrik darurat. Sementara Starlink diprioritaskan untuk mendukung komunikasi darurat, pengiriman data lapangan, serta koordinasi antara relawan, pemerintah daerah, dan instansi pusat.
Ia menjelaskan, teknologi Starlink memungkinkan wilayah terdampak yang sebelumnya terisolasi secara digital dapat langsung terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi. Hal ini sangat penting untuk pelaporan kondisi lapangan secara real time, layanan kesehatan jarak jauh, hingga mendukung aktivitas pendidikan darurat bagi anak-anak di pengungsian.
Tak hanya menyalurkan bantuan, BHS juga turun langsung meninjau kondisi warga terdampak. Ia berdialog dengan relawan, aparat, dan masyarakat untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. Menurutnya, kehadiran negara harus dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama di saat krisis.
Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi industri, UMKM, dan pariwisata, BHS turut menyoroti pentingnya penguatan Early Warning System (EWS) dan mitigasi bencana. Ia menekankan perlunya simulasi evakuasi serta peningkatan kesiapsiagaan secara berkelanjutan guna meminimalkan risiko korban di masa mendatang.
Penyaluran genset dan Starlink di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan yang secara konsisten dilakukan BHS bersama DLU Holding di berbagai daerah terdampak bencana di Indonesia. Sinergi antara wakil rakyat dan dunia usaha ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan serta memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi situasi darurat.
“Semoga bantuan genset dan alat telekomunikasi Starlink ini benar-benar bermanfaat dan membantu masyarakat Aceh Tamiang untuk segera bangkit,” pungkas BHS.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi