Gol Mbappe Dianulir dan Pelanggaran Rodrygo Tidak Dihadiahi Penalti, Begini Keluhan Pelatih Real Madrid

waktu baca 2 menit
Ekspresi striker Real Madrid Kylian Mbappe setelah golnya ke gawang Girona FC dianulir wasit. (Foto: Reuters)

GIRONA-KEMPALAN: Real Madrid gagal memanfaatkan selisih dua poinnya dari FC Barcelona sebagai pemuncak klasemen sementara Liga Spanyol. Bertanding di Estadio Montilivi, Girona, Real ditahan Girona FC 1-1.

Los Merengues (julukan Real) bahkan harus tertinggal terlebih dahulu lewat gol dari Azzedine Ounahi pada menit ke-45. Real baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-67 lewat gol penalti Kylian Mbappe.

Harusnya, Real bisa memenangi laga tersebut andaikan mampu mencetak gol di menit ke-40 melalui Mbappe. Sayangnya, gol pemain berjuluk Donatello tersebut dianulir karena dianggap terjadi handball dulu.

Salah satu yang paling disoroti adalah tidak diberikannya hadiah penalti setelah bomber Real Rodrygo Goes dijatuhkan. Andai dua kejadian tersebut dilihat oleh pengadil, maka bisa jadi Real mendapatkan dua gol.

BACA JUGA: Kunci Real Madrid Menangi Trofi Liga Champions ke-15

Entrenador Real Xabi Alonso pun turut mengomentari keputusan wasit dan VAR dalam dua kejadian tersebut. ’’Yang paling terkejut ketika VAR tidak melihatnya (pelanggaran ke Rodrygo),’’ sebut Xabi, dilansir dari laman Diario Marca.

’’Seharusnya itu adalah permainan yang harus dilihat. Sebab, itu adalah kejadian yang dapat mengubah jalannya permainan. Aku memang tidak melihatnya, tetapi aku sudah diberitahu bahwa ada kontak,’’ sambung La Barba Roja (julukan Xabi).

Dilansir dari surat kabar Mundo Deportivo, wasit Ricardo de Burgos bertanya ke wasit VAR Juan Luis Pulido Santana terlebih dahulu tentang kejadian handsball itu.

Santana pun menyebut keputusan Burgos sudah tepat. ’’Aku sarankan supaya dia (Burgos) meninjau kembali potensi terjadinya handball tersebut,’’ sebut Santana dalam pengakuannya.

Santana menyebut, dia benar-benar melihat tangan Donatello (julukan Mbappe) menyentuh bola. ’’Ya benar. Benar jika aku menganulir gol tersebut karena telah terjadi handball,’’ kata Burgos kemudian.

Keputusan wasit menganulir gol Mbappe tersebut dianggap sudah sesuai dengan Peraturan Pasal 12 Dewan Internasional (IFAB) tentang handball. Dalam aturan itu menegaskan bahwa gol dianggap handball saat masuk ke gawang lawan. Baik secara langsung atau dengan lengan. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *