BRIGHTON AND HOVE-KEMPALAN: Manchester City kembali menelan kekalahan pada lanjutan Liga Primer Inggris musim ini. Minggu malam WIB (31/8), City dipecundangi di Amex Stadium, Brighton & Hove, oleh tuan rumah Brighton & Hove Albion.
Kekalahan tersebut meneruskan tren negatif The Cityzens (julukan City) di Liga Primer Inggris musim ini. Sebelumnya City juga dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di depan pendukungnya sendiri, pekan lalu (23/8).
Apesnya, salah satu gol penentu kekalahan City tersebut dicetak pemain yang pernah di dalam skuad asuhan Pep Guardiola itu. Dia adalah James Milner. Fullback 39 tahun itu di musim 2010—2015 pernah membela City.
Millie (sapaan akrab Milner) menjebol gawang City pada menit ke-67 melalui tembakan penalti. Gol tersebut menyamakan kedudukan jadi 1-1 setelah sebelumnya City mampu mencetak gol pembuka pada menit ke-34 melalui Erling Haaland.
Gol penentu kemenangan The Seagulls (julukan Brighton) tercipta pada menit ke-89. Di menit tersebut Brajan Gruda sukses menjebol gawang James Trafford setelah menerima umpan dari Kaoru Mitoma.
BACA JUGA: City Gagal Menang Lagi, Guardiola Lukai Wajahnya Sendiri
Gol yang sekaligus menegaskan nama Milner sebagai salah satu pencetak gol tertua dari sejarah Liga Primer Inggris. Ketika menjebol gawang Trafford kemarin usia Milner mencapai 39 tahun 239 hari.
Milner menjadi pemain tertua kedua yang pernah mencetak gol dalam laga Liga Primer Inggris. Sebelumnya, Milner pun jadi pencetak gol termuda kedua sepanjang histori Liga Primer Inggris saat membela Leeds. Saat itu, usianya baru 16 tahun 356 hari.
’’Bukan hal yang mudah untuk menjebol gawang City sekalipun melalui titik putih. Tapi, berkat pengalamanku aku mampu menuntaskannya,’’ kata Milner dalam wawancaranya kepada Sky Sports.
Karena pengalamannya itulah tactician Brighton Fabian Hurzeler sudah menganggap di dalam ruang ganti Brighton peran Milner bukan sekadar pemain senior. Dia pun sudah dianggap sebagai pelatih yang kedua.
Maklum, usia Hurzeler tujuh tahun lebih muda ketimbang Milner. Hurzeler usianya saat ini masih 32 tahun. ’’Dia mampu menerjemahkan pesanku, menerjemahkan taktikku di dalam tim ini. Hari ini dia sudah membuktikan dia bukan sekadar pemimpin,’’ pujinya di dalam laman resmi klub. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi