Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 17:55 WIB
Surabaya
--°C

‎Surabaya terbakar: Malam Minggu Berubah Menjadi Amuk Massa ‎

KEMPALAN: Sabtu malam, 30 Agustus 2025, Surabaya kehilangan wajah ramahnya. Kawasan Balai Pemuda yang biasanya dipenuhi pameran seni dan tawa remaja mendadak menjadi titik mula amuk massa. Dari kerumunan yang semula hanya bercanda di sekitar jl. Yos Sudarso, jl Tunjungan dan Jl. Gubernur Suryo perlahan situasi berubah tegang.

‎Pukul 19.00 WIB, arus warga kian menumpuk. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sempat datang menenangkan massa, ditemani Pangdam V Brawijaya, namun suasana tetap tak terkendali.

‎Dentuman kembang api pukul 21.00 WIB menjadi tanda awal petaka. Bom molotov menghantam Gedung Grahadi sisi barat, api melahap ruang kerja wakil gubernur dan puluhan motor pegawai.

‎Setengah jam kemudian, giliran Polsek Tegalsari dibakar. Lobi dan ruang pelayanan publik ludes, meninggalkan puing dan asap hitam. Suasana makin kacau ketika penjarahan isi Grahadi terjadi, dari laptop hingga kursi kantor digotong keluar. Jalan Basuki Rahmat berubah jadi arena teriakan: “Cair, cair Cak… Cairrrr!”

‎Beberapa saksi mata menggambarkan malam itu sebagai neraka kota. Surya (39), warga Waru, terperangah melihat kantor polisi terbakar. Sementara tiga remaja perempuan yang awalnya ingin melihat kembang api berlari terbirit-birit menghindari gas air mata.

‎Kerusuhan tak berhenti di Surabaya. Malam itu juga, Makassar, Jakarta, Bandung, Medan, Kediri hingga NTB ikut bergolak. Gedung DPRD, pos polisi, halte, bahkan rumah politisi dan pejabat negara dilalap api serta dijarah massa.

‎Sosiolog Unair, Dr. Andi Nugroho menilai ledakan amarah ini sudah lama mengendap. “Bukan sekadar pajak, ini akumulasi frustrasi sosial. Rakyat merasa dicekik sementara elit hidup mewah. Demonstrasi berubah jadi pesta kemarahan massal,” katanya.

‎Pengamat politik Arum Dwi Santosa menambahkan, “Grahadi adalah ikon kekuasaan Jawa Timur. Ketika terbakar, itu simbol runtuhnya kepercayaan rakyat pada negara.”

‎Malam itu, Kota Pahlawan kembali tercatat dalam sejarah. Api yang melahap Grahadi bukan hanya membakar bangunan tapi juga merobek kepercayaan antara rakyat dan pemerintah.

Rokimdakas
‎31 Agustus 2025

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.