Selasa, 21 April 2026, pukul : 09:50 WIB
Surabaya
--°C

Anggota DPR-RI Bambang Haryo Buka Kegiatan Diseminasi Strategi Pemasaran Pariwisata Lewat Media Digital

Pasuruan – Anggota DPR RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, secara resmi membuka kegiatan Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Media Digital yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, pada Jumat (25/4), di Inna Tretes Hotel, Pasuruan. Acara ini dihadiri oleh para konstituen dari daerah pemilihannya serta para pelaku sektor pariwisata.

Dalam sambutannya, Bambang Haryo menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap strategi pengembangan pariwisata nasional. Ia menilai, potensi pariwisata Indonesia sangat besar, namun belum dikelola secara optimal.

“Kita memiliki segalanya—gunung, laut, serta lebih dari 1.300 suku dan ratusan kerajaan dengan warisan budaya yang tinggi. Namun, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia masih berkisar antara 10 hingga 13 juta orang per tahun,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Bambang menyebut negara seperti Armenia yang hanya memiliki satu sumber air menyerupai “Banyu Biru”, namun mampu menarik hingga 17 juta wisatawan per tahun. Sementara itu, Thailand dengan empat kelompok budaya utama dan satu ikon wisata seperti Pantai Pattaya, berhasil mendatangkan 35 juta wisatawan asing setiap tahunnya.

“Thailand bahkan tidak memiliki kekayaan alam dan budaya sebanyak kita. Mereka tidak punya gunung sebanyak kita, tidak memiliki fenomena alam seperti blue fire di Kawah Ijen, bahkan tidak memiliki arung jeram karena kontur wilayahnya yang relatif datar,” jelasnya.

Menurut pria yang akrab disapa BHS ini, Indonesia memiliki berbagai daya tarik luar biasa seperti Gunung Bromo, blue fire Kawah Ijen, air terjun, serta wisata arung jeram yang tersebar di berbagai daerah. Sayangnya, destinasi unggulan tersebut masih tergolong sepi kunjungan wisatawan asing. Ia mencontohkan Kawah Ijen yang hanya dikunjungi kurang dari 100 ribu wisatawan per tahun.

“Candi Borobudur saja hanya mampu menarik sekitar 168 ribu wisatawan asing per tahun. Bandingkan dengan Patung Little Mermaid di Denmark yang bisa menarik hingga 1,5 juta turis setiap tahunnya,” tambahnya.

Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Bambang juga menyoroti berbagai kendala seperti konektivitas yang terbatas, fasilitas wisata yang belum memadai, serta tingginya biaya transportasi. Ia mencontohkan sewa jip di Gunung Bromo yang bisa mencapai Rp600 ribu per perjalanan.

“Wisatawan sangat sensitif terhadap harga. Jika biaya terlalu mahal, mereka akan berpikir dua kali. Akibatnya, kita hanya bisa mengandalkan wisatawan domestik yang daya belinya masih terbatas,” ujarnya.

Lebih jauh, Bambang mendorong pemerintah agar lebih serius mengelola sektor pariwisata sebagai salah satu sumber utama devisa negara. Ia menyebut, dari 10 juta kunjungan wisatawan asing saja, Indonesia mampu menghasilkan devisa sekitar USD 15 miliar atau setara Rp300 triliun per tahun. Dengan pengelolaan yang lebih baik dan jumlah kunjungan yang meningkat seperti di negara-negara maju, potensi pendapatan dari pariwisata bisa mencapai lebih dari Rp18.000 triliun.

“Kalau Prancis bisa mendatangkan 200 juta turis dengan masa tinggal rata-rata satu minggu hanya dengan menjual museum dan budaya, mengapa kita tidak bisa? Indonesia memiliki destinasi paling lengkap. Yang dibutuhkan hanyalah manajemen dan anggaran yang serius,” tegasnya.

Bambang juga mendorong promosi budaya lokal seperti ritual kejawen sebagai bagian dari daya tarik wisata, seraya mencontohkan Jepang yang berhasil mengembangkan pariwisata melalui budaya dan sejarah di Kyoto.

Ia menutup sambutannya dengan harapan agar kegiatan diseminasi ini menjadi langkah awal untuk membangun strategi pariwisata nasional yang lebih kuat, terintegrasi, dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.