Selasa, 21 April 2026, pukul : 20:05 WIB
Surabaya
--°C

Welcome Kompany, Sukses Bawa Burnley Promosi ke Liga Primer

MIDDLESBRUGH-KEMPALAN: Vincent Kompany ’’pulang’’ ke Inggris bukan untuk sekadar bereuni dengan mantan klubnya Manchester City dan mantan gurunya Pep Guardiola. Kompany pun sudah siap bersaing langsung dengan tempat yang melejitkan namanya itu.

Dengan usia yang baru seumur jagung karena baru mendarat di Inggris pada musim panas lalu, Kompany sudah mampu menunjukkan sentuhan tangan dinginnya. Kompany berhasil mengembalikan Burnley FC dari kasta kedua Championship ke kasta tertinggi Inggris, Liga Primer Inggris.

Kemenangannya dalam ’’Derbi Manchester’’ yang mengantarkannya dalam barisan pelatih-pelatih elite di daratan Inggris. Bukan lagi mengalahkan Manchester United seperti saat dia masih mengapteni The Cityzens (julukan City).

Melainkan mengalahkan mantan kapten United Michael Carrick yang sekarang menahkodai Middlesbrough FC. Di Riverside Stadium, Middlesbrough, Kompany memenangi adu taktik dengan Carras (sapaan akrab Carrick) dengan skor tipis 2-1.

BACA JUGA: Reuni Dini Pep-Kompany

Dengan kemenangan itu, The Clarets (julukan Burnley) sudah memastikan tiket comeback-nya ke Liga Primer Inggris ketika kompetisi masih menyisakan tujuh matchweek terakhir. Koleksi 87 poinnya sudah tidak bisa dikejar lagi oleh Luton Town di posisi ketiga.

Sekadar catatan, hanya dua klub teratas Championship yang bisa mendapatkan jatah ’’naik kelas’’ langsung. Sedangkan klub-klub yang finis di posisi ketiga sampai keenam akan jalani playoff untuk memperebutkan satu tiket promosi tersisa.

Bagi Vinnie, mengembalikan Burnley ke Liga Primer Inggris sudah bisa jadi catatan apik di dalam curriculum vitae-nya. Maklum, dia cuma bermodal sebagai pelatih dari klub elite dari Belgia, RSC Anderlecht.

Momen-momen yang terjadi saat Burnley FC memastikan tiket promosi ke Liga Primer Inggris. (Foto: Goal.com)

Di RSCA (singkatan RSC Anderlecht) pun dia hanya mampu membawa klub masa kecilnya itu jadi finalis Beker van Belgie (Piala Belgia) musim lalu. Di Jupiler Pro League (liga utama di Belgia), Paars-wit (julukan RSCA) juga hanya finis di posisi ketiga.

’’Saya bukanlah monster,’’ begitu yang dikatakan Kompany dalam wawancara dengan Sky Sports setelah mengantarkan Burnley promosi ke Liga Primer Inggris. Kompany menyebut sukses ini karena pemain-pemainnya. Bukan dia.

Kompany tidak terlalu larut dalam kegembiraan karena momen-momen seperti ini saat dia masih di Etihad Stadium (kandang City) sudah kerap dia rasakan. Tapi, dia gembira dia bisa melihat kegembiraan pemain dan pendukung Burnley di Riverside malam itu.

BACA JUGA: Ditinggal Banyak Pilar Burnley, Kompany Ogah Janjikan Prestasi

’’Saya berharap momentum emosional ini melebihi semua hal-hal yang berharga apapun di dalam hidup ini,’’ sambung Kompany. Setidaknya, sekalipun Kompany belum merasa dirinya sudah menjadi ’’Monster’’, minimal dia sudah masuk dalam calon ’’Monster’’. Seperti prediksi sang guru, Pep Guardiola. ’’Kelak, Vinnie akan menjadi salah satu pelatih hebat di Liga Primer Inggris,’’ begitu yang dikatakan Pep tentang Kompany. (Yunita Mega Pratiwi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.