BURNLEY-KEMPALAN: Pada pertengahan pekan nanti (29/6), Championship akan memulai musim 2022-2023. Mulai dari saat itulah Vincent Kompany akan memulai debutnya sebagai nahkoda baru Burnley FC. Dia baru datang ke Burnley musim panas ini.
Sebagai nahkoda baru, Kompany akan dihadapkan dengan situasi yang berbeda seperti ketika dia kali pertama terjun jadi pelatih di mantan klubnya RSC Anderlecht, musim panas 2020.
Sebab, ketika itu Kompany melatih klub yang nyaris tidak banyak berubah komposisinya dibandingkan musim sebelumnya. Selain itu, Paars-wit (julukan RSCA) juga tetap bersaing di level pertama liga domestik Belgia, Jupiler Pro League.
BACA JUGA: Dari Burnley FC, Kompany Merenda Jalan ke Manchester City
Musim sebelum Vinnie (sapaan akrab Kompany) datang, RSCA finis di posisi kedelapan Jupiler Pro League dan mencapai perempat final Piala Belgia. Makanya, capaian Vinnie dalam musim pertama langsung cemerlang dengan menembus top four Jupiler Pro League dan musim lalu jadi finalis Piala Belgia.
Nah, begitu dia meneruskan perjalanan karir melatihnya di Burnley musim ini, Vinnie dihadapkan dengan skuad yang banyak tereduksi kekuatannya. Bertarung di level Championship, The Clarets (julukan Burnley) sudah kehilangan beberapa pemain pilar yang jadi kekuatannya dalam Liga Primer Inggris musim lalu.
Seperti James Tarkowski, Ben Mee, Dale Stephens, Erik Pieters, Aaron Lennon, Phil Bradsley, dan Nick Pope. Padahal, rata-rata mereka adalah kekuatan Burnley saat jadi kuda hitam Premier League di bawah asuhan Sean Dyche.
Dalam konferensi pers pertamanya, Vinnie bisa memaklumi dengan kondisi Burnley yang dalam masa transisi. Dari klub yang musim sebelumnya bermain di Liga Primer Inggris, jadi klub Championship.
“Anda selalu berharap bisa mendapatkan beberapa pemain berharga. Tetapi, tim ini masih mempunyai beberapa pemain berpengalaman dan kedalaman skuad yang berkualitas. Tentu saja cukup untuk Championship,” ucap Kompany.
Pelatih berlisensi UEFA Pro Licence itu pun menjanjikan rekrutan yang menunjang performa klub. “Aku berharap dalam 24 sampai 48 jam ke depan kami bisa membuat pernyataan transfer pertama kami,” sambung mantan kapten City tersebut.
Seperti City yang banyak dimanjakan owner-nya Sheikh Mansour dengan pemain-pemain terbaik berharga mahal dari seluruh penjuru dunja, Vinnie menyebut peran ALK Capital sebagai pemilik klub pun cukup besar.
Makanya, dengan kickoff Championship musim 2022–2023, Vinnie tak berani menjanjikan capaian terbaik kepada Burnley dalam musim debutnya di kompetisi liga domestik tanah Inggris tersebut. Apalagi dengan beban membawa Burnley comeback ke Premier League musim depan. (FourFourTwo, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi