Senin, 25 Mei 2026, pukul : 00:34 WIB
Surabaya
--°C

Renungan Kristen: Welcome to 2022

KEMPALAN: Bersyukur di dalam masa pandemi kita bisa melangkah masuk ke tahun 2022. Yang tidak bisa masuk ataupun yang bisa masuk tidak ditentukan engkau warga negara atau ras apa, kaya atau miskin, ataupun apa agamamu. Tuhanlah yang menentukan! Ada jutaan orang yang tidak mendapatkan kesempatan hidup di 2022. Sepanjang tahun 2020 tercatat ada 1.952.210 orang yang meninggal akibat COVID-19. Tahun berikutnya di 2021, angka kematian meningkat drastis hampir dobel menjadi 3.493.745 sehingga total kematian akibat COVID-19 di seluruh dunia berjumlah 5.445.955. Statistik yang mengerikan.

Tahun 2020, tahun 2021 sudah berlalu, tetapi ada sesuatu yang tidak akan berlalu. 1 Korintus 13:13 menyatakan, “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”

BACA JUGA  Dongkrak Kesejahteraan GTT, Komisi E DPRD Jatim Kawal Program Kemandirian Ekonomi Guru Menjadi Pilar Menuju Indonesia Emas 2045

Biarlah kita yang diberikan anugerah hidup, kita memakai hidup kita yang sementara ini, hidup yang segera dan pasti akan berlalu, berfokus kepada sesuatu yang tidak akan berlalu: iman, pengharapan dan kasih.

Bapa Gereja Agustinus di dalam sebuah renungan tahun baru menuliskan, “Jika engkau tidak percaya apa yang dipercayai oleh orang-orang kafir, jangan berharap apa yang diharapkan mereka, jangan mencintai apa yang dicintai mereka, maka engkau dipisahkan dari mereka.”

Di awal tahun ada kebiasaan untuk orang membuat resolusi tahun baru untuk tahun mendatang. Banyak resolusi difokuskan kepada bisnis dan pekerjaan lebih berkembang, berat badan lebih menurun, menambah waktu untuk membaca buku, mengurangi waktu untuk sosial media, dan sebagainya. Apakah kita yang beriman kepada Kristus hanya fokus kepada hal-hal tersebut saja? Ataukah kita seharusnya mengharapkan sesuatu yang besar, yang kekal, dan yang sesuai dengan rencana Tuhan? Apakah yang kita suka dan cinta sebenarnya tidak beda dengan apa yang orang dunia suka? Orang dunia hanya fokus kepada diri dan keuntungan diri. Orang Kristen fokus kepada Kerajaan Allah.

BACA JUGA  Sport Science UNESA Fondasi Atlet Voli Masa Depan Banyuwangi

Mari kita yang mempunyai iman, pengharapan, dan kasih, yang berbeda dari mereka yang kafir, membuktikannya dengan hidup kita dan memperlihatkannya dengan perbuatan kita.

(Heruarto Salim, Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Katedral Mesias Kemayoran Jakarta)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.