Selasa, 21 April 2026, pukul : 15:32 WIB
Surabaya
--°C

LavAni Menangi Laga Gengsi Atas Bhayangkara Presisi di Seri Pertama Final Four Gresik

GRESIK-KEMPALAN: Tim putra Jakarta LavAni Allo Bank mampu menjaga gengsi atas Bhayangkara Presisi di final four PLN Mobile Proliga 2023. Melalui pertarungan lima set Dio Zulfikri dkk membungkam Jakarta Bhayangkara Presisi 3-2 (18-25, 28-26, 16-25, 25-17, 15-13) di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Minggu malam (26/2/2023).

Sebelumnya, klub milik Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu, meruntuhkan dominasi Surabaya BIN Samator dengan skor telak 3-0, Jumat (24/2/2023) lalu.

Dengan dua kemenangan krusial ini membuka jalan bagi Dio Zulkifli dkk, untuk melaju ke partai puncak grand final, 19 Maret 2023 mendatang di Yogjakarta.

Sementara bagi Bhayangkara Presisi, menjadikan tim milik Polri kian terjepit. Karena Rendy Febrian Tamamilang cs sudah mengalami dua kali kekalahan selama babak final four di Gresik. Artinya Bhayangkara Presisi harus memenangi semua laga di final four seri kedua di Semarang dan seri ketiga di Solo. Jika itu tidak bisa di raih, Alamat Bhayangkara hanya akan menjadi penonton di grand final.

“Tentu kemenangan ini menjadi modal berharga bagi kami untuk menuju grand final. Tapi, tetap ada evaluasi dan pembenahan sebelum ke Semarang,” kata asisten pelatih Jakarta LavAni Allo Bank, Samsul Jais seusai pertandingan.

Mantan pebola voli timnas itu menyebut tim pelatih akan memberikan waktu istirahat kepada para pemain untuk memulihkan kondisi fisik agar saat seri kedua final four di Semarang bisa lebih bugar.

Pada laga penutup seri pertama final four ini, LavAni kembali memainkan Jorge Garcia yang sebelumnya absen karena flu berat. Namun, mereka harus tertinggal lebih dulu setelah kalah pada set pertama.

Set kedua berlangsung ketat hingga terjadi deuce bebera kali sebelum menutup set kedua dengan kemenangan 28-26 sekaligus menjadi skor penyama 1-1. Skor imbang 1-1 laga kian seru, sayangnya banyaknya kesalahan yang di buat pemsin LaVani membuat Bhayangkara Presisi bangkit. Set ketiga menjadi milik Bhsyangkara Presisi usai memaksa LaVani menyerah di angka 16-25.

Tak mau terpuruk lagi, LaVani berhasil bangkit pada set keempat pada kesempatan ini Dio Zulfikri dkk membalasnya dengan kemenangan mudah 25-17. Skor imbang 2-2 petarungan semakin ketat. Pada set penentuan inilah laga sesungguhnya siapa yang lebih hebat. Gengsi dan harga diri kedua tim di pertaruhkan di set ke lima. Bahkan, LaVani sempat memimpin jauh 8-4, kemudian 11-6.

Bhayangkara Presisi sempat mengejar hingga menipiskan ketinggalan 12-13, tetapi LavAni meredam servis lawan dan smes keras Fahri Septian serta Jorge Garcia yang menyudahi perlawanan Bhayangkara Presisi di angka 15-13.

“Meskipun menang, saya pribadi belum sepenuhnya puas dengan permainan tim karena memang masih ada yang perlu dibenahi,” kata Fahri Septian, salah satu bintang LavAni.

Selebrasi pemain Jakarta LaVani usai kalahkan Jakarta Bhayangkara Presisi di final four Proliga 2023

Sementara itu, asisten pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Muhammad Nurcahyo mengatakan permainan timnya hari ini kurang maksimal dan terlalu banyak melakukan kesalahan yang menguntungkan lawan.

“Kami banyak melakukan kesalahan pada receive dan blok juga mudah ditembus lawan,” katanya.(Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.