SURABAYA-KEMPALAN: Persebaya Surabaya berhasil mengamankan poin penuh usai sukses menekuk Bhayangkara FC dengan skor tipis 2-1.
Bermain di kandang sendiri, Persebaya Surabaya langsung menekan pertahanan Bhayangkara FC sejak menit awal babak pertama.
Persebaya mengancam, berawal dari umpan long pass Leo Lelis, bola kemudian berhasil diterima oleh Sho Yamamoto, namun pemain asal jepang itu dilanggar terlebih dahulu sebelum sempat melepaskan tembakan.
Tendangan bebas kemudian diberikan oleh wasit di dekat kotak penalti Bhayangkara FC
Namun, Leo yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang, tendangannya membentur pagar hidup.
Menit ke-13 Persebaya kembali mengancam. Alta Ballah mengirim umpan crossing dari sisi kanan pertahanan Bhayangkara. Namun, Supriadi yang berdiri depan gawang gagal memaksimalkan peluang tersebut.
Bhayangkara balas mengancam di menit ke-20. Ancaman The Guardian datang dari tendangan Sani Rizky. Beruntung tembakan Sani masih melebar di sisi kanan gawang Ernando Ari.
Lini depan yang tumpul membuat pelatih kepala Aji Santoso memasukan Paulo Victor guna menambah daya serang. Pemain asal Brazil itu langsung mengancam. Menerima umpan terobosan dari Marselino Ferdinand, Paulo kemudian melewati dua pemain dan melepaskan tembakan, sayang tendangannya masih lemah.
Terus menyerang Persebaya Surabaya malah kebobolan terlebih dahulu di menit ke-34. Wasit menunjuk titik putih usai Koko Ari terlihat menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang. Matias Mier yang maju sebagai eksekutor berhasil menyelesaikan tugasnya. Gol, Bajol Ijo tertinggal 0-1.
Tak tinggal diam, Persebaya langsung membalas 10 menit kemudian. Menerima umpan free kick Ze Valente di sisi kanan pertahanan Bhayangkara, Rizky Ridho kemudian melepaskan tembakan mendatar yang berhasil menjebol gawang Bhayangkara.
Persebaya terus menekan, namun hingga 45 menit pertama usai, tak ada satupun gol baru yang tercipta. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya tetap mendominasi permainan, tim asuhan Aji Santoso itu terus menekan pertahanan Bhayangkara FC.
Pada menit ke-59, ancaman datang dari tendangan Nufiandani di depan gawang, namun masih bisa digagalkan oleh Aqil Savik.
Pada menit ke-75, giliran Sho Yamamoto yang memberikan ancaman. Sayang tendangan jarak jauhnya pemain asal Jepang itu masih melambung tinggi di atas gawang.
Persebaya akhirnya bisa membalikkan kedudukan di menit ke-85. Menerima umpan dari di tengah kota penalti, Paulo Victor kemudian melepas tembakan akrobatik yang berhasil menjebol gawang Bhayangkara.
Tak ada tambahan gol hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk kemenangan Persebaya menjadi hasil akhir pertandingan.
(*) Edwin Fatahuddin

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi