Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 14:03 WIB
Surabaya
--°C

Liga 3 Dihentikan, CEO Serpong City: Bagaimana Nasib Pemain?

JAKARTA-KEMPALAN: CEO Serpong City, Jerry Nugroho mempertanyakan tanggung jawab PSSI terkait nasib pemain usai kompetisi Liga 3 musim 2022-2023 diberhentikan.

Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI telah memutuskan untuk menghentikan kompetisi Liga 2 dan Liga 3 musim 2022-2023.

Keputusan tersebut diambil oleh PSSI setelah melakukan rapat bersama Komite Eksekutif (Exco) di kantor PSSI, GBK Arena, pada Kamis (12/1) malam WIB.

PSSI menyebut bahwa keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan berbagai tiga faktor, yaitu permintaan klub, infrastruktur, dan perizinan.

Menanggapi keputusan PSSI ini, Klub peserta Liga 3 Banten musim 2022-2023, Serpong City FC merasa sangat kecewa.

CEO Serpong City, Jerry Nugroho menyebut keputusan yang diambil oleh PSSI itu sangat sulit untuk diterima para elemen klub, mulai dari manajemen, pemain, hingga official.

Jerry bahkan menyebut bahwa keputusan itu telah menghancurkan mimpi para pemain. Dirinya juga mempertanyakan bagaimana nasib para pemain usai kompetisi dihentikan.

“Keputusan ini sudah menghancurkan mimpi pemain, gimana selanjutnya nasib pemain? Selain mimpi, mereka juga punya keluarga yang harus dihidupi.” kata Jerry Nugroho.

“Bagaimana timnas akan bagus tanpa kompetisi yang baik, jangan berharap timnas akan lebih baik kalau masih seperti ini kondisinya.” tambahnya.

“Kejadian ini tentu akan menambah trauma anak-anak Indonesia yang bercita-cita untuk menjadi pesepakbola, setiap tahun liganya tidak jelas. Mulai dari segi jadwal hingga format semua tidak pernah dibuat dengan baik.” ucap Jerry.

“Berapa banyak biaya, waktu, tenaga yang sudah klub-klub habiskan? Sepakbola Indonesia tak akan menjadi industri yang maju, ini sama saja keegoisan para pengurus telah membunuh nasib para klub dan pemain.” tambah CEO Serpong City itu.

“Saya berharap federasi kedepannya bisa lebih berbenah dan diisi oleh orang2 yg berkompeten sehingga menghasilkan liga yang bagus, dan timnas yang kuat yang tentu akan membuat iklim investasi di klub sepakbola menjadi lebih baik lagi.” tutupnya.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.