Raja pun sangat senang dengan laporan – laporan yang palsu dan menyenangkan dan raja pun memamerkan laporan palsu dan bodoh dengan bangganya.
Seiring dengan bergeraknya waktu dan merangkaknya usia, sang raja mulai cemas dan ketakutan akan kehilangan pengaruhnya. Mulailah Raja mencitrakan dirinya masih kuat, masih sehat dan masih didukung oleh rakyatnya. Maka dikumpulkanlah para penjilat dan pernyataan palsu untuk mendukung sang raja berkuasa kembali.
Raja tak sadar bahwa diantara para pendukungnya yang dulu sebagian sudah jengah kepalsuan dan kebohongan yang selalu dilakukan. Sebagian diantara mereka sudah meninggalkan dan bahkan berharap ada perubahan baru terhadap suasana berkehidupan.
BACA JUGA: Aniestetic
Kecemasan sang raja semakin menjadi jadi dan bertindak ngawur, sehingga sang raja yang seharusnya bijak dan mengayomi kini justru menjadi bagian dari kebodohan yang diberikan para penjilat nya.
Kini waktu pesta sang raja hampir usai, raja butuh kepastian kepada siapa kelak dia akan meminta perlindungan.
Raja pun mulai berhalusinasi kepada siapa kelak raja akan berlindung, mulailah sang raja membuat kriteria siapa kelak uang yang akan bisa melanjutkan kepalsuan dan perlindungan dirinya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi