Senin, 18 Mei 2026, pukul : 22:34 WIB
Surabaya
--°C

Erick Thohir dan Tragedi Bola

Beberapa kalangan aktivis sepak bola Indonesia juga menuntut pertanggungjawaban yang tuntas. Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sebagai orang nomor satu dalam sepak bola Indonesia harus bertanggung jawab secara hukum terhadap tragedi. Iwan Budianto, wakil ketua PSSI yang juga pemegang saham terbesar klub Arema juga harus bertanggung jawab.

Jauh panggang dari api. Tuntutan itu semakin lama terasa semakin sayup, nyaris tak terdengar. Sejauh ini yang dijadikan tersangka adalah direktur utama PT Liga Indonesia Baru sebagai pengelola liga. Tidak ada satu pun dari pimpinan PSSI yang dijadikan tersangka. Desakan agar Iwan Bule ditersangkakan hanya menjadi angin lalu.

Hal yang sama terjadi pada level klub Arema. Presiden klub sudah mengundurkan diri, dan hal itu seolah-olah dianggap sebagai pertanggungjawaban yang maksimal. Tangung jawab pidana dibebankan kepada panitia pelaksana sebagai petugas teknis di lapangan. Para pemegang saham tidak dianggap ikut bertanggung jawab.

BACA JUGA: Korean Wave

Di jajaran penanggung jawab keamanan juga terjadi hal yang sama. Hanya para petugas lapangan yang dibebani tanggung jawab pidana. Pengambil keputusan seperti Kapolres Malang dan Kapolda Jawa Timur hanya dicopot dari jabatan dan tidak dikenai tanggung jawab pidana.

Para suporter dan orang tua korban tetap keukeuh dengan kesaksiannya bahwa gas air mata menjadi penyebab utama jatuhnya nyawa 135 korban. Peraturan FIFA juga sudah jelas dan tegas melarang penggunaan gas air mata di dalam stadion. Tetapi, sampai sekarang tidak ada tindakan yang maksimal yang dilakukan untuk mengusut pelanggaran itu.

Keluarga korban sudah mengajukan uji laboratorium dan otopsi korban untuk membuktikan bahwa gas air mata menjadi penyebab kematian. Hasilnya nihil. Tidak ada indikasi yang bisa dijadikan bukti bahwa gas air mata menjadi penyebab kematian. Duka keluarga korban semakin dalam. Rasa ketidakadilan semakin berat.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.