Ahn Jung Hwan mengakui bahwa saat itu dia tak yakin Korsel bakal bisa menandingi kekuatan Italia yang bertabur bintang. Tapi ada kekuatan ekstra yang mendorongnya. Ia seharusnya bisa mencetak gol lebih dini bila tendangan penaltinya tak digagalkan oleh Buffon.
Italia unggul terlebih dahulu melalui gol Christian Vieri pada menit 18. Kala banyak orang menganggap langkah Korsel akan terhenti, dua menit sebelum laga berakhir, Seol Ki Hyeon berhasil menyamakan kedudukan pada menit 88.
BACA JUGA: Rambut Putih Belgia
Penampilan wasit Byron Moreno dalam mengadili pertandingan mendapat sorotan tajam karena keputusan yang dianggap kontroversial. Puncaknya, ketika Francesco Totti dihadiahi kartu kuning kedua karena dianggap telah melakukan diving.
Tiga menit sebelum babak tambahan berakhir, salah satu bek terbaik Italia sepanjang masa, Paolo Maldini, terlambat melompat untuk menyundul bola umpan yang dilambungkan ke arah kotak penaltinya. Ahn Jung Hwan berhasil menyambar bola terlebih dahulu. Pertandingan pun langsung berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Korsel. Italia pun harus segera berkemas pulang.
Sekarang, 20 tahun berselang kemenangan dramatis itu akan menjadi semangat besar bagi Korsel untuk menghadapi Brazil. Son Heung Min sekarang menjadi veteran di usinya yang ke-30. Tetapi ia punya pengalaman, wibawa, dan pengaruh bagi rekan satu timnya. Golnya ke gawang Jerman pada Piala Dunia 2018 akan menjadi inspirasi bagi dirinya dan teman-temannya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi