Pada Piala Dunia 2018 Korsel mengalahkan Jerman 2-0 dengan gol kemenangan yang dicetak oleh Son Heung Min. Korea Selatan mengukir sejarah sebagai tim asal Asia pertama yang berhasil mengalahkan juara Piala Dunia, di seluruh ajang, baik turnamen resmi, ataupun laga persahabatan.
Pada Piala Dunia 2002 pahlawan Korsel ialah Ahn Jung Hwan yang mencetak gol kemenangan melalui sundulan kepala pada injury time. Italia tersisih dan Korsel melaju sampai ke semifinal final.
Jung Hwan menjadi pahlawan sekaligus menjadi korban. Ia bermain untuk klub Italia Perugia. Karena kemenangan itu kontrak Jung Hwan diputus setelah Piala Dunia. Ia menjadi pahlawan di Korsel, tetapi menjadi musuh nomor satu di Italia. Dia dipandang sebagai pembunuh sepak bola Italia.
Ketika itu Korsel menjadi tuan rumah bersama Jepang. Dukungan publik yang gegap gempita membuat semangat pemain Korsel membuncah. Sebelum Piala Dunia 2002, karier Ahn Jung Hwan di Serie A tak berjalan mulus. Dari 30 laga yang dia lakoni bersama Perugia, Ahn hanya mampu mencetak 5 gol.
BACA JUGA: Kertas Putih
Tak banyak modal yang dia miliki untuk bermain di Piala Dunia. Bahkan kepercayaan diri pun hampir tak dimilikinya. Saat itu, hanya ucapan dari sang manajer, Guus Hiddink, yang selalu dipegangnya. Hiddink mengatakan kepada Ahn Jung Hwan bahwa turnamen Piala Dunia 2002 akan mengubah hidupnya.
Dan ternyata mantra itu manjur. Ahn berhasil membayar kepercayaan dari sang manajer dengan mencetak gol ke gawang Amerika Serikat pada babak penyisihan. Sejak saat itu, ia mulai mendapat tempat di tim utama Korsel. Puncaknya adalah gol emasnya yang merobek jala gawang Italia yang dikawal Gianluigi Buffon pada fase 16 besar.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi