AKBP Sajarod: “Menurut keterangan pemilik mobil kepada penyidik, nomor polisi mobil diubah Dhio. Dari semula AA 1168 S menjadi K 17 DA. Hasil pengecekan kami, mobil ini bernomor asli, benar seperti disebutkan pemilik mobil.”
Dhio mengaku ke polisi, menyewa mobil untuk menyimpan sianida. Dhio langsung mengambil sianida itu di tokonya, menggunakan mobil tersebut. Sianida disimpan tersembunyi di mobil itu. Dhio mengaku ke polisi, ia takut sianida diketahui keluarga.
BACA JUGA: Ucapan Terima Kasih yang Kecut
Alasan Dhio itu logis. Sebab, ia sudah grogi dengan kegagalan pembunuhan pertama. Tapi ia bertekad membunuh (lagi). Maka, logis ia takut sianida diketahui calon korban.
Mobil dibawa pulang Dhio. Kepada keluarga ia mengatakan, itu mobil pinjaman. Prediksi Dhio tepat, tidak ada anggota keluarga yang memeriksa kabin mobil. Sesungguhnya, itulah ‘gudang’ racun.
Senin, 28 November 2022 pagi sekali. Heri Riyani menyiapkan empat minuman: Tiga teh dan satu kopi buat ayah, Abbas.
Ketika Heri lengah, Dhio memasukkan sianida ke tiga gelas. Dua teh dan satu kopi. Tiga orang tewas.
Mengapa ia menggunakan sianida?

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi