Rabu, 3 Juni 2026, pukul : 11:16 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (30)

Kerusuhan Besar

KEMPALAN: SIDANG dengan terdakwa AKBP Pintor berjalan tidak lancar, kacau di ruang sidang, dan rusuh besar di luar. Para pendukung terdakwa memenuhi bangku-bangku di ruang sidang. Seperti sidang-sidang sebelumnya, ada pendeta di ruang sidang itu, yang tampak terus-menerus berdoa, ibunda Putri bernyanyi-nyanyi lagu rohani.

Bahkan sempat ada acara tiup lilin ulang tahun Zakia anak pasangan Putri dan Pintor. Ketika AKBP Pintor dibawa masuk dan duduk di kursi terdakwa, ibunda Putri berseru menyerukan kalimat pembelaan: kuatkan dirimu, Anakku, kamu tak bersalah. Tuhan melindungimu! Tuhan akan tampakkan siapa yang sebenarnya bersalah! Tuhan bersamamu, bersama kita!

Sepanjang pembacaan dakwaan, berkali-kali hakim meminta agar pengunjung sidang tertib. Awang dan Runi dihadirkan sebagai saksi. Pengacara Restu mendampingi mereka.

BACA JUGA  Filosofi Tawon AKP Setiawan: Warisan Kondusifitas Kompi 4 Bataliyon A Pelopor Menuju Den Gegana

Sapril dan Ferdy dihalang-halangi orang ketika hendak memotret. Bahkan ada yang memaki-maki, ”tak usah kau meliput, wartawan provokator, koran sampah!” Sapril dan Ferdy tampaknya sudah terbiasa.

BACA JUGA: Siapa Membunuh Putri (29)

Saya duduk di deretan belakang kursi pengunjung. Edo berkeras menemaniku. Bang Eel melarangku untuk datang ke PN Borgam. ”Koran berdarah yang dilempar ke percetakan itu peringatan buat kita, Dur. Peringatan keras,” katanya. Saya mengabaikan. Sidang ini harus saya saksikan. Bukannya saya tak percaya dengan kemampuan Sapril dan Ferdy. Saya hanya ingin memberi dukungan moral pada dua wartawan saya itu.

Ketika dakwaan dibacakan semua orang yang ada di ruang sidang seperti mendengar cerita. Bagaimana sebuah rencana pembunuhan diatur dan dieksekusi, jejak-jejak dihapuskan. Terbayang di kepala saya semua fakta-fakta yang telah kami beritakan. Tak ada yang berbeda. Hanya beberapa fakta baru seperti melengkapi bagian-bagian yang selama ini belum terungkap.

BACA JUGA  Sidoarjo Berburu Talenta E-Sports: Cetak Generasi Emas Menuju Panggung Regional dan Nasional
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.