yea aina
27 September hari tani, pas memang kalau Abah nulis pebisnis tani nan inovatif, Pak Wayan Supadno. Beliau berinovasi, dari pupuk sintetis pabrikan berralih ke pupuk organik kohe (kotoran hewan) sapi, yang dipelihara juga sebagai “pembersih” gulma rumput di kebun sawit. Ada lagi sumber pupuk lainnya, abu dari pembakaran cangkang sawit. Nah cangkang sawit ini, kedepan bisa menjadi kompetitor batubara. Potensinya sebagai bahan bakar boiler pabrik kertas di Porsea, bisa diterapkan juga sebagai bahan bakar PLTGU. Paling tidak sebagai bahan bakar subtitusi. Jagonya seorang jagoan memang dibentuk dengan kedisiplinan dan harus sering bertanding. Bertanding menemukan solusi setiap bertemu permasalahan tentunya.
Johannes Kitono
Dengan sekilas bisa disimpulkan bahwa Wayan Supadno yang non Bali ini Enterprenur sejati. Surat cinta di tolak di retur utuh amplop tanpa dibuka. Tidak membuatnya putus asa. Dan pujaan hatinya luluh dan akhirnya jadi nyonya Wayan juga. Riset energi Batubara vs Cangkang Sawit selain ramah lingkungan juga membuat tabungan nya bertambah.Sebagai detailman pdkt ke dokter juga orisinil. Kasih hadiah HBD buat anak dokter. Mengingatkan seorang hopeng yang *sengaja* menabrak mobil manajer Walmart di USA supaya bisa kenalan. Sangat orisinil dan berhasil mendapatkan order. Wayan Supadno ulet dan gigih layak mendapat Bintang Enterprenur Sejati dari CHD.
*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi