Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 24 September 2022: Putusan Otak
Otong Sutisna
Jadi kepikiran…besok bah bahas tentang mas azrul dan persebaya, bonek dari posisi abah sebagai warga Surabaya. Walaupun saya orang jabar persebaya adalah klub favorit saya setelah persib bandung…yang di liga 1 Indonesia dua2nya jeblok, tapi sebagai suporter fanatik tetap saja masih sayang….
Arala Ziko
Terkadang memang ada mantan yg menyebalkan, seperti permen karet, sudah tidak berasa tapi melengket di sendal. Begitupula dengan beberapa mantan presiden di Negeri Pewayangan, wis tuo masih aja mau atur ini itu
Giyanto Cecep
saya baru saja mengikuti pengajia di mesjid ba’da shubuh dengan tema tauhid. salah satu yg sedikit dibahas adalah apakah Al Qur’an itu mahluk atau kalam. Al qur’an yang dicetak itu mahluk karena memang dibuat sedangkan Al Qur’an yang asli adalah ” kalam Allah “. Tapi saya tidak mau menghubungkan putusan otak ala Trump karena kedua-duanya saya masih belum faham. Mungkin anda faham dan tahu. KPK membuat kejutan dengan menangkap dan mentersangkakan seorang ” Hakim Agung MA ” dengan sangkaan suap Rp. 800 milyar. andai saja hakim di AS sana yg sedang menangani kasusnya Trump itu bisa disuap dengan 800 M, entahlah apakah Trump akan menyuap atau tidak. Coba anda tebak. Demokrasi dan hukum dianalogikan sebagai roda mobil sungguh cukup tepat. sayangnya di negara kita ini menurut saya baik roda depan maupun roda belakang belum ada , pun velgnya. Jadi memang sudah mirip besi rongsokan. Apakah harga besi rongsokan masih tinggi Pak DI ?. Kalau masih tinggi bisa dijual untuk menutup APBN 2023 yang sepertinya mengkhawatirkan, paling tidak menurut teman saya yg mengerti ekonomi makro. Posisi hutang yang cukup mengkhawatirkan, harga crude oil yang naik lagi dan soal oversuplly listrik yang entah mau diapakan.
Kediri Sport
Ditaruh? Di daerah tempat saya sekarang tinggal, ditaruh itu bisa diartikan disapa Saya cari di KBBI online adanya taruhan
Budi Utomo
@DK. Kadang saya heran dengan fenomena di China vs di Indonesia. China konon atheis kata orang Indonesia pada umumnya tapi takut korupsi/maling duit rakyat. Sebaliknya Indonesia di mata kebanyakan orang China adalah orang yang theistic sekaligus koruptif. Sebenarnya para koruptor itu percaya Tuhan (theistic) atau tidak sih. Mulutnya percaya Tuhan tapi kelakuannya? Hhhhh. Lebih atheis (tidak percaya Tuhan) daripada orang yang mereka tuduh atheis. Mungkin karena dalam alam pemikiran kebanyakan orang Indonesia yang korup itu Tuhan bisa dinego? Ga pa pa korupsi toh sebagian duit haramnya dicuci dengan membangun mesjid, gereja, vihara, pure? Tuhan apaan tuh yang bisa disogok kayak gitu? Mempermalukan Tuhan dan Agama saja. Sudah selayaknya koruptor dihukum mati kayak di China. Supaya jera. Rakyat Indonesia itu tak takut Tuhan! Begitu kata Salim Said di ILC. Makanya negara ini selalu miskin dan tak pernah makmur!

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi