Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 23 September 2022: Mak Edi
Farwadi Barma
Ternyata Mamak Edi dapat gelar “Sir” dari negeri non-Muslim pula. Ternyata beliau berjasa besar di perdamaian Aceh. Ternyata dipercaya sumber ilmiah tentang jaringan ulama Nusantara.
Rofi’udin
Menteri Agama pertamalah, H.M. Rasjidi, sesungguhnya perintis belajar Islam di Barat. Dia beri beasiswa Harun Nasution kuliah di Amerika. Meski akhirnya sang menteri merasa menyesal karena sang penerima beasiswa membawa oleh-oleh pemikiran “sekuler” ke Indonesia. Bisa dilihat di buku “70 Tahun Prof. H.M. Rasjidi”
thamrindahlan
Naik bendi keliling Monas / Wisata bersama sahabat Malaysia / Mak Edi Ulama Minang Lawas / Mengharumkan nama Islam Indonesia /
Mirza Mirwan
Sekadar menambahkan. Order of the British Empire itu ada 5 tingkat. 1) Yang tertinggi adalah GBE (Knight/Dame Grand Cross of the Most Excellent Order of the Nritish Empire — Kinght untuk pria, Dame untuk wanita). 2) KBE/DBE (Knight/Dame Commander of the Most Excellent Order of the British Empire). 3) CBE (Commander of the Most Excellent Order of the British Empire). 4) OBE (Officer of the Most Excellent Order of the British Empire. 5) MBE (Member of the Most Excellent Order of the British Empire). Yang diterima oleh almarhum Prof. Azra pada tahun 2010 adalah CBE, yang berhak dituliskan di belakang namanya. Tetapi untuk “Sir” di depan namanya, sebenarnya hanya untuk GBE dan KBE. Tentang Columbia University. Univeritas yang didirikan oleh Raja George II tahun 1754 itu nama resminya adalah Columbia University in the City of New York. Waktu berdiri, sampai tahun 1776, namanya King’s College. Sejak menjadi Columbia University, biasa disebut Columbia saja, statusnya adalah universitas swasta. Tetapi, waini, telah melahirkan 4 Presiden AS, 33 Presiden/PM di berbagai negara, 10 hakim ahung AS, 99 penerima Nobel, dan 122 penerima Pulitzer. Eh, lupa, pada tahun 2017 Prof. Azra juga penerima The Order of Rising Sun, Gold and Silver Star dari Kekaisaran Jepang. Selamat hari Jumat. Tabik.
Giyanto Cecep
innalillahi wainnailaihi rojiuun .. semoga amal ibadahnya diridhoi dan khilaf dan dosanya diampuni Allah swt. Aamiin Yaa Rabb. saya membaca tulisan Prof Azyumardi Azra sejak masih muda krn pakdhe saya langganan majalah Panji Masyarakat yg diampu oleh Prof Hamka. Mengeja nama beliau memang susah. Namanya cukup apik menurut saya. saya mencoba mencari apa arti dr nama tersebut. Ada yg menyebut bhw nama tsb adl singkatan dr nama ayah dan ibunya yaitu Ra’azni dan Azri’ati. sayang sekali pak DI terlewat atau sengaja tidak membahas asal usul dan arti nama beliau. Ada akun twitter yg menulis bgmn nama beliau ini. Akun @zachumam menulis begini : orangtua pak @Prof_Azyumardi dulu dapat inspirasi dari mana menamai puteranya ” alzyumardi alazroq ” ditulis dg huruf arab, dg pelepasan ‘ qof ” ala beberapa dialek arab. Pastilah orangtuanya santri dari tradisi surau. Yakni : zamrud biru, aduhai indahnya dan berharganya sebuah nama. Akun @JRofarif mereply status, Al-zumurrud al azraq >> azyumardi azra. Menarik. Lebih menarik artinya. Zumurrud (zamrud) sendiri artinya “batu (mulia) warna hijau” tapi ini kemudian disifati warna biru. Tapi rangkaian kata (dlm huruf arab) ” zumardi azraq” artinya ” aquamarine”. Warna hijau laut. Hijau kebiruan. Akun @amajid13 menambahkan , orang Mesir mengucapkan “qaf” jadi ” hamzah ” . saya pernah berjumpa Prof Azyumardi Azra di food court Pondok Indah Mall, tidak lupa saya salami dan saya cium tangan beliau, ngalap berkah. Semoga.
Rahma Huda Putranto
Yang mempopulerkan Islam Nusantara ternyata Mak Edi. Jadi tahu kenapa Wakil Menteri Agama berkata seperti ini. “Wamenag: Prof Azyumardi Azra Tokoh Muhammadiyah yang Gigih Membela NU”

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi