Sabtu, 13 Juni 2026, pukul : 05:12 WIB
Surabaya
--°C

Siapa Membunuh Putri (21)

Putusan Sela

KEMPALAN: DALAM satu lingkungan dengan sistem yang rusak, pasti ada pihak yang kecewa dan nyaman. Dengarkan mereka. Mereka adalah sumber terbaik bagi kerja jurnalisme investigatif. Brigadir Hilmi saya kira adalah polisi yang berada pada posisi itu di jajaran Polresta Borgam.

Kami menemuinya di King Palace. Johari Bijaksana, alias Pak JB, menyediakan ruang untuk kami. Kami datang satu per satu agar gak terlalu mencolok. Brigadir Hilmi yang meminta begitu. Saya, Nurikmal, dan Ferdy menunggu sekitar lima belas menitan, sebelum dia muncul.

”Beliau, ini kalau saja polisi boleh pakai seragam cingkrang dan memelihara jenggot, saya yakin dia berjenggot dan pakai celana jingkrang,” kata Nurikmal.

BACA JUGA  Sikat  Hong Konng 3-0, Indonesia Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur AVC Cup 2026

”Kau kenal dia, Nur?” tanyaku.

”Kenal begitu saja, tak terlalu dekat. Saya sering ketemu dia kalau ada pengajian di masjid raya,” kata Nurikmal.

”Dia penyidik terbaik yang ada di Polresta saat ini. Banyak kasus kriminal besar dia yang tangani,” kata Ferdy.

Brigadir Hilmi datang dengan pakaian sipil. Dia seperti tidak betah berada di ruang karaoke itu. Orangnya tenang dan awas. Bicara sangat berhati-hati. Dia menyalami dan memeluk kami satu per satu. Seperti ingin mengatakan dengan pelukan itu, tolong rahasiakan pertemuan ini, dan dia percaya sepenuhnya pada kami.

”Saya tak pernah bicara langsung ke media. Karena memang bukan bagian dari tugas saya. Jadi, teman-teman, cerita saya hari ini tidak untuk diberitakan ya. Semuanya off the record. Tapi, saya harus menyampaikan ini pada teman-teman Dinamika Kota. Saya baca hanya surat kabar kalian yang tak percaya apa yang disampaikan polisi,” Brigadir Hilmi bicara langsung ke pokok persoalan.

BACA JUGA  Panen Protein Biru, Mahasiswa Unesa Sulap Lele Bioflok Jadi Senjata Pengentas Stunting dan Peluang Bisnis

Tak banyak dia berbasa-basi. Sambil bicara dia bergiliran memandangi kami satu per satu, seperti menganalisis apakah kami percaya dengan omongannya. Tentu saja kami percaya.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.