Kamis, 28 Mei 2026, pukul : 23:45 WIB
Surabaya
--°C

Kisah Verstappen yang Khawatir Pasca Ledakan di Jeddah

JEDDAH-KEMPALAN: Suasana yang mencekam sempat terjadi di Jeddah Corniche Circuit, Jeddah, Jumat malam (25/3). Tepatnya ketika sesi balapan Grand Prix Arab Saudi tersebut memasuki sesi latihan bebas (free practice pertama), alias FP 1.

Ledakan keras yang terdengar di sirkuit tersebut ternyata datang dari lokasi di dekat fasilitas milik Aramco, perusahaan minyak milik negara Arab Saudi. Kendati berjarak sekitar 12 mil (19,3 kilometer) dari trek, namun besarnya ledakan yang memunculkan asap hitam bisa terlihat sampai terlihat jelas.

Para pembalap yang ketika itu tengah melakukan FP1 pun ikut merasakan besarnya pengaruh ledakan tersebut. Salah satunya pembalap juara dunia Formula 1 musim lalu, Max Verstappen. Dia bahkan harus bertanya kepada teknisi dan mekanik timnya, apakah Red Bull RB18 yang dia setiri mengalami masalah.

BACA JUGA  Aset Strategis Pertahanan: Pangdam V/Brawijaya Akselerasi Pembangunan Yonif TP 934/SBY di Pacitan

Karena, ketika itu Max mencium bau asap. “Aku mencium bau asap. Apakah asap itu berasal dari mobilku?,” tanya pebalap yang berkebangsaan Belanda tersebut. Pertanyaan tersebut langsung dijawab teknisi timnya bahwa memang tidak ada masalah dengan RB18 miliknya.

Beruntung, ledakan keras tersebut tidak sampai mengganggu FP1 GP Formula 1 Arab Saudi.
Verstappen pun pada akhirnya mampu menuntaskan sesi balapan FP 1. Verstappen menuntaskan FP 1 dengan jadi tercepat kedua terpaut 0,1 detik dari pebalap Scuderia Ferrari Charles Leclerc.

Akan tetapi, belum diketahui apakah ledakan tersebut bakal berpengaruh dengan sesi balapan pada Minggu (27/3). “Kami menunggu informasi lebih lanjut dari pihak yang berwenang tentang apa yang sebenarnya terjadi,” tulis Formula 1 dalam pernyataan resminya. (Motorsport, Yunita Mega Pratiwi)

BACA JUGA  Sidoarjo Kejar WTP Ke-14: Bupati Subandi Rombak Total Tata Kelola Aset dan Anggaran
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.