Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 20:59 WIB
Surabaya
--°C

Putusan Otak

Pekan lalu FBI memang terlihat sudah akan melangkah ke sana. Trump juga tahu. Maka ia mencari jalan memutar. Ia minta ke pengadilan: agar diangkat dulu penilai independen. Penilai independenlah yang akan menentukan apakah dokumen itu rahasia atau bukan. Ia tidak mau polisi yang menentukan. FBI sudah ia anggap bermain politik.

Amerika hebat. Di bidang penegakan hukum. Lihatlah apa kata pengadilan. Permintaan Trump itu dikabulkan.

Penegakan hukum begitu diutamakan di sana. Pun ketika harus lebih rumit dalam menghadapi tokoh sekelas mantan Presiden Donald Trump.

Hukum dan demokrasi memang berjalan seiring di sana. Karena itu bisa menjadi negara adil dan maju. Ketidakadilan masih terjadi di sana. Tapi punya cara penyelesaian hukum yang sangat tegak.

BACA JUGA  Tren Novel Online: Menantu versus Mertua

Saya menilai hukum dan demokrasi itu ibarat roda depan dan belakang di sebuah mobil. Kalau pun mesin mobil itu mogok masih bisa didorong. Tapi, tanpa ban ia hanya onggokan besi.

Saya ikut Anda saja: yang roda depankah yang demokrasi atau yang belakangkah yang hukum. Sama saja. Yang penting demokrasi tanpa penegakan hukum, mobil tidak bisa bergerak maju. Tanpa penegakan hukum demokrasi hanya di bibir saja.

Mobil kita sebenarnya sudah punya roda depan. Sudah 20 tahun. Sudah dicoba dijalankan. Gembos satu. Bisa saja yang gembos itu ditambal. Berarti harus dibawa ke tukang tambal ban. Tidak bisa. Roda belakangnya belum ada. Atau baru ada velg-nya.

BACA JUGA  Kenneth Henson Sutianto Menangi “Perang Bintang” dalam IJG Premier League 5
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.