Kasus itu cuma contoh kecil dari ‘anak-anak kecil’. Tapi bisa juga menimpa ‘orang-orang besar’, dengan eskalasi heboh nasional. Internasional.
Karena, cinta asmara punya kenikmatan, sekaligus kepahitan. Seperti bunyi sajak Kahlil Gibran:
Apabila cinta memanggilmu, ikutilah dia. Walau jalannya berliku-liku.
Dan apabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerah. Walau pedang tersembunyi di sela sayap itu, melukaimu. (*)
Editor: DAD

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi